Simanjuntak, William Fernando
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ISOLASI, IDENTIFIKASI MORFOMETRIK, DAN POTENSI NEMATODA ENTOMOPATOGEN Heterorhabditis americana DARI LAHAN TEBU DI KEDIRI, INDONESIA SEBAGAI KANDIDAT BIOPESTISIDA RAMAH LINGKUNGAN: ISOLATION, MORPHOMETRIC IDENTIFICATION, AND POTENTIAL OF THE ENTOMOPATHOGENIC NEMATODE Heterorhabditis americana FROM SUGARCANE FIELDS IN KEDIRI, INDONESIA AS AN ENVIRONMENTALLY FRIENDLY BIOPESTICIDE CANDIDATE Simanjuntak, William Fernando; Kusuma, Ramadhani Mahendra; Wiyatiningsih, Sri
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2026.014.1.4

Abstract

Nematoda entomopatogen (NEP) adalah organisme mikroskopis berbentuk mirip cacing yang memiliki potensi besar sebagai agens pengendali hayati. Kediri merupakan salah satu daerah penghasil tebu utama di Indonesia. Nematoda Heterorhabditis mampu membunuh uret (Lepidiota stigma) sebagai hama utama tebu, sehingga menunjukkan potensi yang besar bagi Heterorhabditis sp. sebagai musuh alami hama tanaman tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberadaan Heterorhabditis sp. di lahan tebu Kediri melalui pengambilan sampel tanah dan identifikasi morfometrik. Eksplorasi Heterorhabditis diawali dengan pengambilan sampel tanah pada tanaman tebu sehat kemudian dilakukan baiting NEP. Nematoda entomopatogen yang diperoleh diisolasi menggunakan metode white trap dan difiksasi sebelum diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tanah lahan tebu di Kediri terdapat nematoda Heterorhabditis sp. Nematoda Heterorhabditis sp. yang ditemukan memiliki panjang tubuh 467,6 µm, Lebar tubuh 26,9 µm, panjang bulbus basal 13,7 µm, dan panjang ekor 36,2 µm. Nematoda entomopatogen yang diperoleh berasal dari genus Heterorhabditis dengan dugaan spesies Heterorhabditis americana. Spesies ini berpotensi untuk dikembangkan dalam berbagai formulasi biopestisida guna mendukung pengembangan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) di Indonesia.