Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Electronic-Word Of Mouth Terhadap Minat Pengunjung Wisatawan Ke Pantai Indah Sibintang Kecamatan Sosorgadong Tanjung, Ayu Andira; Siagian, Nalom; Lumban Tobing, Artha
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Future Issues
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.730-743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh parsial kualitas pelayanan dan untuk menguji dan mengukur signifikansi pengaruh parsial Electronic Word of mouth terhadap minat wisatawan ke Pantai Indah Sibintang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah salah satu desain sampel non probabilitas dengan jenis incidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan SmartPLS. Hasil SmartPLS menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung (nilai t- statistik 2,086 1,96; nilai p-value 0,000 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa jika kualitas pelayanan meningkat maka minat berkunjung wisatawan di Pantai Indah Sibintang akan meningkat atau bertumbuh. Hasil analisis dari output SmartPLS 4 menunjukkan bahwa electronic word of mouth berpengaruh signifikan terhadap minat pengunjung (nilai t-statistik 4,425 1,96; p-value 0,001 0,05). Eletronic word of mouth terbukti menjadi faktor signifikan dalam meningkatkan minat pengunjung. Hasil analisis menunjukkan bahwa Eletronic word of mouth yang baik akan memiliki kemampuan dalam meningkatkan minat pengunjung wisatawan di Pantai Indah Sibintang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti memberikan beberapa saran sebagai berikut yaitu, bagi Pengelola Pantai Indah Sibintang harusnya meningkatkan kualitas fasilitas dasar seperti kebersihan toilet, pengelolaan sampah, area parkir, dan tempat ibadah, dan harusya membentuk tim khusus pengelola media sosial untuk mengelola konten promosi dan merespons ulasan wisatawan secara profe-sional, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM lokal dalam pengembangan wisata berkelanjutan.