This research is motivated by the low intrinsic motivation of students in learning Arabic, which remains a problem in both formal and non-formal educational institutions. One of the factors believed to influence this condition is the suboptimal conduciveness of the language environment (Bi'ah Lughawiyah) as a means of communicative and functional learning. A learning environment that doesn't naturally incorporate language practice makes students view Arabic as a theoretical subject that is less relevant to daily life, thus reducing their intrinsic motivation to learn. This study aims to analyze the contribution of the language environment's conduciveness to students' intrinsic motivation in learning Arabic. The research uses a quantitative approach with a correlational design. The research subjects consisted of 30 Arabic language students at the Darul Lughoh Al Arabiyyah Dormitory in the Darussalam Blokagung Islamic Boarding School, Banyuwangi, selected using a simple random sampling technique. Data analysis was performed using the One-Sample Kolmogorov–Smirnov normality test and regression analysis using IBM SPSS 26. The research results show that the data is normally distributed and the regression model is significant. A correlation coefficient of 0.785 indicates a strong and positive relationship, while an R-squared value of 0.616 shows that 61.6% of intrinsic motivation is influenced by the linguistic environment. This finding confirms the importance of a conducive language environment in enhancing students' intrinsic motivation to learn Arabic. Abstrak Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya motivasi intrinsik siswa dalam belajar bahasa Arab, yang masih menjadi masalah baik di lembaga pendidikan formal maupun non-formal. Salah satu faktor yang diyakini mempengaruhi kondisi ini adalah kurangnya kondusif lingkungan bahasa (Bi'ah Lughawiyah) sebagai sarana pembelajaran komunikatif dan fungsional. Lingkungan belajar yang tidak secara alami menggabungkan praktik bahasa membuat siswa memandang bahasa Arab sebagai mata pelajaran teoretis yang kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mengurangi motivasi intrinsik mereka untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kondusif lingkungan bahasa terhadap motivasi intrinsik siswa dalam belajar bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa Bahasa Arab di Asrama Darul Lughoh Al Arabiyyah di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi, yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov Satu Sampel dan analisis regresi menggunakan IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan model regresi signifikan. Koefisien korelasi sebesar 0,785 menunjukkan hubungan yang kuat dan positif, sedangkan nilai R-squared sebesar 0,616 menunjukkan bahwa 61,6% motivasi intrinsik dipengaruhi oleh lingkungan linguistik. Temuan ini menegaskan pentingnya lingkungan bahasa yang kondusif dalam meningkatkan motivasi intrinsik siswa untuk belajar bahasa Arab.