Maria Editha Bela
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Systematic Literature Review: Efektivitas Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika terhadap Kepercayaan Diri Siswa Teofania Kristina Lola; Maria Editha Bela; Melkior Wewe; Wilibaldus Bhoke
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4184

Abstract

Indonesia sebagai Negara multikultural memiliki potensi besar dalam mengintegrasikan budaya lokal kedalam pembelajaran matematika melalaui pendekatan etnomatematika. Pendekatan ini tidak hanya membantu memahami konsep abstrak tetapi juga berpotensi meningkatakan aspek afektif, khususnya efisiasi diri siswa. Namun, penelitian sebelumnya lebih banyak menekankan hasil belajar komunitif, sementara kajian sistematis mengenai pengaruh etnomatematika terhadap kepercayaan diri masih terbatas dan menunjukan hasil yang beragam berdasarkan konteks dan jenjang pendidikan seperti kemampuan penalaran numerasi, kemampuan berpikir kritis, kemampuan literasi matematika, kemampuan pemecahan masalah, dan kemampuan komunikasi matematis untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran matematika berbasis etnomatematika terhadap kepercayaan diri siswa melalui Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar, DOAJ, ERIC, dan SINTA, menghasilkan 120 artikel awal. Setelah proses seleksi (penghapusan duplikasi, penyaringan judul dan abtrak, serta penilaian kelayakan), diperoleh 20 artikel yang dianalisis secara naratif. Hasil menunjukan bahwa etnomatematika secara konsisten meningkatkan kepercayaan diri dari siswa, ditandai dengan meningkatnya keyakinan diri, partisipasi aktif, dan menurunnya kecemasan matematika. Efektivitasnya bervariasi menurut jenjang pendidikan dan konteks budaya, serta lebih optimal ketika dikombinasikan dengan model pembelajaran aktif seperti Problem Based Learning dan Project Based Learning. Selain sebagai luaran, kepercayaan diri juga berperan sebagai media autor dalam peningkatan hasil belajar matematika. Temuan ini menunjukan bahwa etnomatematika tidak hanya memperkuat pemahaman konsep, tetapi juga meningkatkan aspek afektif siswa khususnya efisiasi diri melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Kajian ini menegaskan pentingnya efisiasi diri sebagai luaran pembelajaran sekaligus mendorong integrasi budaya lokal dan pembelajaran aktif agar lebih inklusif dan memberdayakan. Dengan demikian, etnomatematika merupakan pendekatan yang relevan untuk mendukung pembelajaran matematika yang kontekstual dan berorientasi pada penguatan aspek afektif siswa.