Nawawi , Abdul Muid
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN MODEL DAKWAH DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS KRITIS KHURÛJ FÎ SABÎLILLÂH JAMAAH TABLIGH PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PTIQ JAKARTA Juraidi , A; Rieza, Rieza; Nawawi , Abdul Muid; Nurbaiti, Nurbaiti; Anwar, Hamdani; Jannah , Zukhrupatul
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sumber rujukan Jamaah Tabligh dalam melakukan khurûj fî sabîlillâh adalah Al-Qur’an dan Hadis. Ayat-ayat yang dijadikan dasar diantaranya, yaitu QS. Ali Imran/3:104, QS. Ali Imran/3:110, dan QS. Fussilat/41:33, selebihnya Jamaah Tabligh tetap mengutip ayat-ayat yang dalam redaksinya berkaitan dengan dakwah serta merujuk beberapa hadis yang dijadikan sebagai dalil dalam melakukan khurûj fî sabîlillâh. Dengan demikian, tidak ada perbedaan yang prinsipil antara gerakan Jamaah Tabligh dengan umat Islam pada umumnya, yaitu sama-sama menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber hukum Islam yang utama. Kesimpulan penelitian ini menguatkan posisi Jamaah Tabligh bahwa dalam memahami sejumlah ayat yang kemudian dijadikan sebagai basis argumen dalam melakukan khurûj fî sabîlillâh, dapat dikatakan bahwa pandangan Jamaah Tabligh mempunyai kemiripan dengan beberapa penafsir semisal Sayyid Quthub, Imam al-Thabari, Rasyid Ridha dan Quraish Shihab. Hal ini terlihat dari bagaimana jalan pemikiran Jamaah Tabligh ketika memaknai isi kandungan ayat utama untuk berdakwah dalam QS. Ali Imran/3:104. Ada sedikit perbedaan dalam memahami QS. Ali Imran/3:110 dan QS. Fussilat/41:33. Namun perbedaannya hanya terletak pada bagaimana metode Jamaah Tabligh dalam merealisasikan ayat-ayat dakwah. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pemilihan jenis penelitian kepustakaan (library research) ini didasarkan atas objek yang diteliti, yakni nash atau teks yang berkaitan tentang ayat-ayat Al-Qur’an yang dijadikan dasar argumen Jamaah Tabligh dalam melakukan khurûj fî sabîlillâh