Danuputri, Chyquitha
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI PENYAKIT DAUN SELADA MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) BERBASIS EKSTRAKSI FITUR VISUAL AMRI, MUH ULIL; Danuputri, Chyquitha; Bakti, Rizki Yusliana; Kuba, Muhammad Syafaat S.; Hayat, Muhyiddin A M
Jurnal Algoritma, Logika dan Komputasi Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/j-alu.v9i1.8919

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya sering terhambat oleh serangan penyakit. Identifikasi manual oleh petani seringkali tidak akurat karena kemiripan gejala visual antar penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem identifikasi penyakit otomatis menggunakan Support Vector Machine (SVM) berbasis ekstraksi fitur visual. Penelitian berfokus pada klasifikasi empat kondisi daun selada: Sehat, Bercak Daun Cercospora, Tipburn, dan Etiolasi. Metodologi yang digunakan meliputi ekstraksi fitur warna dari ruang warna HSV dan fitur tekstur menggunakan Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Efektivitas augmentasi data dan optimasi hyperparameter menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO) juga dievaluasi melalui tiga skenario perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa augmentasi data secara signifikan meningkatkan akurasi model dari baseline 69,57% menjadi 92,28%. Optimasi lebih lanjut dengan PSO berhasil meningkatkan performa hingga mencapai akurasi final sebesar 93,63%. Model terbaik menunjukkan F1-Score yang seimbang di atas 0,91 untuk semua kelas, membuktikan bahwa kombinasi metode ekstraksi fitur HSV dan GLCM, augmentasi data, dan optimasi SVM menggunakan PSO merupakan pendekatan yang andal dan efektif untuk identifikasi penyakit daun selada, serta menawarkan alat bantu yang prospektif untuk pertanian presisi
DETEKSI PENYAKIT TANAMAN MERICA MENGGUNAKAN ALGORITMA CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) BERBASIS CITRA DAUN Sari, Reski Anugrah; Danuputri, Chyquitha; Lukman, Lukman; Kuba, Muhammad Syafaat S.; Hayat, Muhyiddin A M
Jurnal Algoritma, Logika dan Komputasi Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/j-alu.v9i1.8923

Abstract

Deteksi penyakit pada tanaman merica (Piper nigrum) sangat penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas panen, namun metode identifikasi manual oleh petani seringkali tidak efisien dan subjektif. Keterbatasan ini mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, khususnya Convolutional Neural Network (CNN), untuk menciptakan sistem deteksi yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan arsitektur CNN MobileNetV2 untuk mengklasifikasi empat kondisi daun merica (sehat, busuk pangkal batang, penyakit kuning, dan bercak daun) serta mengevaluasi secara kuantitatif pengaruh teknik augmentasi data terhadap performa model. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimental dengan membandingkan dua skenario: Model A yang dilatih menggunakan 420 citra daun asli dan Model B yang dilatih dengan dataset yang sama namun diperbanyak melalui teknik augmentasi meliputi rotasi, flipping, dan penyesuaian kecerahan. Kedua model diuji menggunakan 60 citra data uji yang terpisah dan dievaluasi kinerjanya berdasarkan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kinerja yang signifikan, di mana Model B (dengan augmentasi) mencapai akurasi keseluruhan sebesar 93%, meningkat dari 88% yang dicapai oleh Model A (tanpa augmentasi). Analisis kurva pelatihan juga membuktikan bahwa augmentasi data efektif menekan overfitting dan meningkatkan kemampuan generalisasi model. Kesimpulannya, arsitektur MobileNetV2 terbukti efektif untuk deteksi penyakit daun merica, dan penerapan teknik augmentasi data merupakan strategi krusial yang secara substansial meningkatkan akurasi dan keandalan model. Implikasi dari temuan ini adalah terbukanya potensi pengembangan aplikasi deteksi penyakit berbasis smartphone yang praktis dan dapat diandalkan untuk membantu petani dalam pengambilan keputusan perawatan tanaman yang lebih efektif.