Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Bentuk Pertunjukan Opera Cinta di Bawah Rembulan Karya Agung Kusumo Widagdo Hidayat, Hafiz Nur; Pebrianti, Sestri Indah
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 2 (2026): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i2.2032

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk pertunjukan Opera Cinta di Bawah Rembulan yang disajikan di halaman Pendhapa Balai Kota Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis bentuk pertunjukan tersebut melalui pendekatan etnokoreologi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi pertunjukan, wawancara dengan pihak yang terlibat dalam produksi, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pertunjukan Opera Cinta di Bawah Rembulan merupakan dramatari yang memadukan unsur verbal dan nonverbal dalam satu kesatuan penyajian. Komponen verbal terdiri atas tembang, monolog, dan dialog yang berfungsi menyampaikan alur cerita serta memperjelas hubungan antar tokoh. Sementara itu, komponen nonverbal meliputi tema, alur cerita, gerak, penari, pola lantai, ekspresi wajah, rias, busana, musik, panggung, properti, pencahayaan, dan setting panggung yang saling mendukung dalam membangun struktur dramatik serta visual pertunjukan. Keterpaduan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pertunjukan ini tidak hanya menampilkan gerak tari, tetapi juga memanfaatkan berbagai elemen artistik untuk menciptakan pengalaman pertunjukan yang estetis dan komunikatif bagi penonton. Temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa pengemasan dramatari berbasis ruang publik dapat menjadi strategi efektif dalam pelestarian dan revitalisasi seni tradisi agar tetap relevan dengan masyarakat kontemporer.