Dismenore merupakan salah satu keluhan paling umum yang dialami oleh remaja putri yang ditandai dengan nyeri pada saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jahe merah dapat membantu menurunkan nyeri dismenore karena memiliki kandungan analgesik didalamnya. Sehingga penelitian ini dibuat untuk mengetahui pengaruh pemberihan ekstrak jahe merah terhaddap penurunan tingkat nyeri dismenore pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode Quasy eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri di SMP Negeri 20 Bandung yang mengalami dismenore sebanyak 67 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan hanya 25 siswi yang bersedia menjadi responden. Data diolah dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat. Variabel independen adalah jahe merah, variabel dependennya adalah penurunan tingkat nyeri dismenore. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh jahe merah terhadap penurunan tingkat nyeri dismenore dengan nilai p = < 0,001. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh jahe merah terhadap remaja putri di SMP Negeri 20 Bandung Dysmenorrhea is one of the most common complaints experienced by female adolescents, characterized by menstrual pain that can interfere with daily activities. Red ginger is known to help reduce dysmenorrhea pain due to its analgesic properties. This study aims to determine the effect of red ginger extract on reducing the level of dysmenorrhea pain among female adolescents. The research employed a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The population consisted of all female students at SMP Negeri 20 Bandung who experienced dysmenorrhea, totaling 67 individuals. The sampling technique used was total sampling, but only 25 students agreed to participate as respondents. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis. The independent variable was red ginger, while the dependent variable was the level of dysmenorrhea pain. The results showed a significant effect of red ginger on reducing dysmenorrhea pain, with a p-value of < 0.001. Based on these findings, it can be concluded that red ginger has a significant effect in reducing dysmenorrhea pain among female adolescents at SMP Negeri 20 Bandung.