Pengembangan kemampuan berpikir kreatif pada siswa sekolah dasar merupakan aspek penting dalam pendidikan abad ke-21, namun praktik pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung berorientasi pada penyampaian materi secara prosedural sehingga ruang eksplorasi ide dan pengembangan alternatif solusi belum optimal. Kondisi ini membatasi kesempatan siswa untuk mengembangkan fleksibilitas berpikir, kebaruan gagasan, serta kemampuan menemukan berbagai kemungkinan dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis secara sistematis hasil-hasil penelitian terkini mengenai kontribusi permainan tradisional terhadap pengembangan berpikir kreatif pada siswa sekolah dasar serta merumuskan kerangka konseptual yang menjelaskan hubungan antara karakteristik permainan tradisional dan dimensi berpikir kreatif. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis publikasi ilmiah pada rentang tahun 2020–2025 yang diperoleh dari basis data Google Scholar, DOAJ, dan Garuda. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, penelusuran literatur, seleksi sumber berdasarkan kriteria inklusi, pengelompokan tematik, serta sintesis konseptual. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui proses reduksi data, kategorisasi tematik, komparasi antar penelitian, dan penarikan sintesis teoritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan tradisional memiliki kontribusi signifikan terhadap pengembangan berpikir kreatif siswa melalui karakteristik aktivitas yang melibatkan fleksibilitas aturan, improvisasi strategi, interaksi kolaboratif, dan adaptasi situasional. Karakteristik tersebut berkorelasi dengan indikator berpikir kreatif yang meliputi kelancaran ide, fleksibilitas berpikir, kebaruan gagasan, dan elaborasi. Selain itu, permainan tradisional juga memperkuat dimensi afektif seperti keberanian mencoba, ketahanan menghadapi kegagalan, dan motivasi eksploratif. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual yang menjelaskan mekanisme pedagogis permainan tradisional sebagai strategi pembelajaran untuk menstimulasi perkembangan berpikir kreatif secara sistematis pada siswa sekolah dasar.