Kania Atmaja, Loliek
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kepribadian Abnormal dalam Kumpulan  Cerpen111 Evil Ways Karya Wulan Wahyuning Ratri Trisna Anugrah; Yuniati, Ira; Paulina, Yanti; Kania Atmaja, Loliek
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/tkn9y588

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan berbagai jenis kepribadian abnormal yang dialami tokoh serta cara mengatasi gangguan kepribadian yang terdapat dalam kumpulan cerpen berjudul 111 Evil Ways karya Wulan Wahyuning Ratri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif melalui sudut pandang psikologi sastra. Sumber data penelitian terdiri dari kutipan-kutipan yang mencerminkan kepribadian abnormal dalam cerpen, dan data diambil dari kumpulan cerpen 111 Evil Ways. Proses pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka yang meliputi membaca, menandai, dan mencatat kutipan-kutipan yang sesuai. Analisis data dilakukan melalui langkah-langkah identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa para tokoh dalam cerpen tersebut menampilkan beberapa tipe kepribadian abnormal yang masuk ke dalam kluster A, yaitu termasuk gangguan kepribadian paranoid, skizoid, dan skizotipal. Penanganan gangguan kepribadian tersebut bisa dilakukan melalui berbagai metode seperti psikoterapi, terapi kognitif, terapi psikodinamik, terapi keluarga, serta pemberian obat-obatan. Dengan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi bidang psikologi sastra, khususnya untuk memahami bagaimana gangguan kepribadian tokoh tergambar dalam karya sastra. Kata kunci: Cerpen, Kepribadian Abnormal, Psikologi Sastra
Tanggung Jawab Tokoh Utama dalam Film  1 Kakak 7 Ponakan Sutradara Yandi Laurens Jumaisyah, Febri; Yuniati, Ira; Kania Atmaja, Loliek; Gunawan, Hafiz
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/4179wc83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tanggung jawab tokoh utama dalam film 1 Kakak 7 Ponakan sutradara Yandi Laurens. Film ini menceritakan kehidupan Moko yang harus memikul tanggung jawab besar sebagai pengasuh tujuh ponakannya setelah orang tua mereka meninggal dunia. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk tanggung jawab tokoh utama dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan moral dengan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Data berupa dialog, adegan, dan tindakan tokoh utama yang mengandung bentuk tanggung jawab, sedangkan sumber data adalah film 1 Kakak 7 Ponakan yang dirilis pada tahun 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, studi pustaka, dan teknik catat. Analisis data meliputi tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 40 data yang mencerminkan bentuk tanggung jawab tokoh utama, meliputi tanggung jawab terhadap Tuhan (3 data), tanggung jawab terhadap diri sendiri (3 data), tanggung jawab terhadap keluarga (33 data), dan tanggung jawab terhadap masyarakat (1 data). Bentuk yang paling dominan adalah tanggung jawab terhadap keluarga, terutama dalam menjaga keharmonisan. Sementara itu, tanggung jawab terhadap bangsa dan negara tidak ditemukan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa film dapat dimanfaatkan sebagai bahan kajian untuk memahami bentuk tanggung jawab tokoh dalam karya audiovisual. Peneliti selanjutnya disarankan mengkaji objek dan pendekatan berbeda guna memperkaya penelitian tentang tanggung jawab. Kata Kunci: Film, Keluarga, Pendekatan Moral, Tanggung Jawab, Tokoh Utama  
Konflik Sosial dalam Kumpulan Cerpen Robohnya Surau Kami Karya A.A Navis Kajian Sosiologi Sastra Himpi Intan Sari; Lisdayanti, Septina; Yuniati, Ira; Kania Atmaja, Loliek
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ww5xj590

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik sosial dalam kumpulan cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis dengan pendekatan sosiologi sastra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kutipan-kutipan yang mengandung konflik sosial, dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menemukan 80 data konflik sosial yang terbagi dalam empat jenis, yaitu kemiskinan dan lapangan pekerjaan (20 data), generasi muda dalam masyarakat modern (23 data), disorganisasi keluarga (16 data), serta agama dan kepercayaan (21 data). Temuan ini menunjukkan bahwa cerpen-cerpen tersebut merepresentasikan beragam permasalahan sosial dalam kehidupan masyarakat.   Kata Kunci: Cerpen, Konflik Sosial, Sosiologi Sastra  
Sarkasme Dialog Tokoh Film Pengepungan di Bukit Duri Nadiya Ranni Puspita; Mahdijaya; Yuniati, Ira; Kania Atmaja, Loliek; Elyusra
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/dp3t9t26

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi gaya bahasa sarkasme dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar serta transformasinya menjadi ironi agar sesuai dengan nilai kesantunan berbahasa. Penelitian menggunakan pendekatan stilistika dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa dialog tokoh yang mengandung sarkasme, dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan lima bentuk sarkasme, yaitu sarkasme sifat, tindakan, hasil tindakan, himbauan, dan sebutan. Adapun fungsinya meliputi menyatakan penolakan, memberikan informasi, menegaskan, mengungkapkan pendapat, memberi perintah, mengajukan pertanyaan, menyampaikan perbandingan, dan sebagai sapaan. Temuan ini menunjukkan bahwa sarkasme tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi kasar, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang dapat direpresentasikan menjadi bentuk yang lebih santun melalui ironi.   Kata Kunci: Bentuk dan Fungsi Sarkasme, Dialog Tokoh, Film Pengepungan di Bukit Duri
Kearifan Lingkungan dalam Novel Rindu Terpisah di Raja Ampat Karya Kirana Kejora Arly Fitriyani; Kania Atmaja, Loliek; Elyusra; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bz3xth89

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk dan nilai-nilai kearifan lingkungan yang terdapat dalam novel Rindu Terpisah di Raja Ampat karya Kirana Kejora. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekologi sastra. Data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan dalam novel. Sumber data penelitian adalah novel Rindu Terpisah di Raja Ampat karya Kirana Kejora yang diterbitkan oleh Republika pada tahun 2015. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi secara deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel tersebut terdapat berbagai bentuk kearifan lingkungan, yaitu penghormatan terhadap alam, pemanfaatan alam secara bijaksana, kesadaran terhadap keseimbangan ekosistem, serta upaya menjaga kelestarian lingkungan laut. Selain itu, ditemukan nilai-nilai kearifan lingkungan yang meliputi nilai kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab terhadap alam, kesadaran ekologis, serta penghargaan terhadap alam sebagai bagian dari kehidupan manusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa novel Rindu Terpisah di Raja Ampat tidak hanya menyajikan cerita fiksi, tetapi juga menyampaikan pesan ekologis yang mendorong pembaca untuk menjaga kelestarian lingkungan dan hidup selaras dengan alam. Kata Kunci: Ekologi Sastra, Kearifan Lingkungan, Novel, Raja Ampat
Mitos dalam Cerita Rakyat Singaran Pati Raja Sungai Hitam Karya Elvi Ansori Candra Wiguna; Elyusra; Yuniati, Ira; Kania Atmaja, Loliek
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/yrejpy43

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis mitos dalam cerita rakyat Singaran Pati Raja Sungai Hitam karya Elvi Ansori, meliputi bentuk mitos, awal mula mitos, jenis mitos, dan fungsi mitos. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural Lévi-Strauss. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat terhadap teks cerita rakyat (2016). Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima bentuk mitos, yaitu: mitos sumpah, mitos kesaktian tokoh, mitos benda sakti, mitos makhluk gaib, dan mitos tanda-tanda supranatural. Jenis mitos yang mendominasi adalah legenda dengan unsur mite. Fungsi mitos meliputi: pengendali perilaku dan norma sosial, penanam nilai moral dan religius, pelestari budaya dan identitas kolektif, serta pemberi rasa aman. Cerita rakyat ini mengandung nilai religius, moral, sosial, budaya, serta nilai kepahlawanan yang relevan sebagai bahan ajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Kata Kunci: Bengkulu, Cerita Rakyat, Mitos, Singaran Pati Raja Sungai Hitam, Struktural Lévi-Strauss
Respon Pembaca Pemilik Akun Media Digital Tiktok  terhadap Struktur Novel Jakarta Sebelum Pagi Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie Nopita Sari; Elyusra; Mahdijaya; Kania Atmaja, Loliek; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cwayxq59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon pembaca terhadap novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang disampaikan melalui media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan resepsi sastra. Data berupa komentar pembaca pada unggahan TikTok yang membahas novel tersebut, yang dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan respon berdasarkan unsur intrinsik novel, meliputi tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon pembaca cenderung positif. Tema dinilai sebagai perpaduan romansa dan misteri yang unik, alur cerita menarik dan mampu membangun rasa penasaran, serta penokohan tokoh utama dianggap kuat dan berbeda. Latar cerita membantu pembaca membayangkan suasana, sementara sudut pandang orang pertama meningkatkan kedekatan emosional. Gaya bahasa pengarang dinilai khas dan menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, pembaca mampu menangkap amanat cerita, seperti pentingnya empati dan penerimaan terhadap pengalaman hidup. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembaca berperan aktif dalam memaknai karya sastra, dan unsur intrinsik novel mampu membangun keterlibatan emosional serta menghasilkan beragam interpretasi.   Kata kunci: Novel, Resepsi Sastra, Respon Pembaca, TikTok, Unsur Intrinsik