Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH BAHASA DAERAH TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA KELAS VII PADA SISWA SMP NEGERI 55 BENGKULU UTARA TAHUN AJARAN 2023/2024 Wulandari, Ayu; Mahdijaya; Hakim, Man
Lateralisasi Vol. 12 No. 01 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v12i01.6681

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana penggunaan bahasa daerah pada siswa kelas VII SMPN 55 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2023/2024, 2) bagaimana penggunaan bahasa Indonesia pada siswa kelas VII SMPN 55 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2023/2024, 3) bagaimana pengaruh bahasa daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia Kelas VII pada Siswa SMP Negeri 55 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2023/2024. Dengan Tujuan penelitian yaitu 1) untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa daerah kelas VII pada Siswa SMP Negeri 55 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2023/2024, 2) untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa Indonesia kelas VII pada siswa SMP Negeri 55 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2023/2024, 3) untuk mendeskripsikan pengaruh bahasa daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia kelas VII pada siswa SMP Negeri 55 Bengkulu Utara Tahun Ajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendektan kuantitatif. Teknik analisis data yang peneliti lakukan yaitu teknik wawancara dan angket. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan 1) bahasa daerah lebih sering digunakan oleh siswa dari pada menggunakan bahasa Indonesia, karena dapat dilihat dari hasil persentasenya penggunaan bahasa daerah sebanyak 44% dibandingkan dengan penggunaan bahasa Indonesia hanya berkisar 39,7% saja, 2) adanya hubungan antara bahasa daerah (Varabel X) terhadap bahasa Indonesia (Variabel Y), 3) hipotesis dari hasil uji t didapat hasil t_hitung sebesar 5,4523, berarti t_hitung > t_tabel (5,4523 > 0,3515) yang berarti bahasa daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap bahasa Indonesia. Berdasarkan kesimpulan maka saran dari dalam penelitian ini yaitu 1) bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, sebenarnya penggunaan bahasa daerah itu juga penting bagi siswa, 2) bagi guru untuk meningkatkan keterampilan berbahasa. Sekolah merupakan lingkungan formal yang dapat membentuk kepribadian siswa supaya memiliki kepribadian berkarakter. Seharunya guru mendukung dan memberikan hal-hal yang baik dan benar dalam menggunakan bahasa Indonesia di saat pembelajaran berlangsung di kelas maupun di luar kelas karena guru kunci ilmu pengetahuan bagi siswa, 3) bagi kepala sekolah penelitian ini dapat dijadikan masukan atau intropeksi diri supaya sekolah lebih bisa memperhatikan cara siswa maupun guru saat berkomunikasi di lingkungan sekolah. Kata Kunci: bahasa daerah, bahasa Indonesia, pengaruh penggunaan bahasa.
MENINGKATKAN KESADARAN KEPADA ANAK MELALUI SOSIALISASI ANTI – BULLYING DI TPA TARMINATUL WILDAN Evi Trianita; Mahdijaya; Lesti Heriyanti
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v4i2.7111

Abstract

TPA Tarminatul Wildan berlokasi di Desa Air Hitam, TPA tersebut jumblah anak anak mencapai kurang kebih 160 anak yang mengaji di TPA Tarminatul Wildan. Berdirinya TPA tersebut pada tahun 2016 hingga sekarang tahun 2024 dan terus berkambang. Anak anak yang berada di TPA tersebut berusia dari lema tahun hinggga belasan tahun. Salah satu permasalahan yang dihadapi yang ada di TPA Desa Air Hitam yang mana masih terdapat anak- anak ngaji yang masih melakukan tindakan bullying kepada teman teman sebayanya, hal ini tentunya apabila adanya bullying dapat menjadi salah satu dampak negatif dari segi psikologis. Oleh karena itu perlu adanya bimbingan dan arahan atau sanksi kepada anak – anak agar tidak melakukan tindakan bullying. tujuan dilakukanya sosialisasi agar anak anak TPA Tarminatul Wildan dapat lebih sadar dan beperilaku dengan baik supaya tindak melakukan bullying kepada teman temannya. Metode yang dilakukan oleh penulis mengunakan metode sosialisasi.Dalam Melakukan sosialisasi bertujuan untuk mecegah terjadinya bullying.dengan adanya sosialisasi yang dilakukan nantinya diharapkan dapat mencegah, mengurangi dan mengantisipasi serta memberikan kesadaran kepada anak anak untuk tidak melakukan perilaku bullying.
MAKSIM-MAKSIM KESANTUNAN BERBAHASA DALAM INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 21 KOTA BENGKULU TAHUN AJARAN 2023/2024 anggraini, sintya; Mahdijaya
Lateralisasi Vol. 12 No. 02 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i02.7603

Abstract

Maksim-maksim Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial Siswa: Analisis Berdasarkan Teori Kesantunan Prinsip Leech. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pembimbing Drs. Mahdijaya,M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial siswa menggunakan kerangka teori kesantunan prinsip Leech. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan strategi kesantunan bahasa yang digunakan siswa dalam konteks interaksi sehari-hari di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dengan siswa yang berasal dari berbagai latar belakang sosial dan budaya. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola penggunaan ujaran yang bersifat kesantunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menggunakan berbagai strategi kesantunan bahasa yang sesuai dengan prinsip Leech, seperti menggunaan maksim kebijaksanaan,kedermawanan,kemufakatan,penghargaan,kesederhanaan,kesimpatian. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendidikan kesantunan bahasa dalam kurikulum sekolah untuk membantu siswa memahami dan menggunakan bahasa dengan efektif dalam berbagai situasi sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas pemahaman tentang penerapan teori kesantunan prinsip Leech dalam konteks interaksi sosial siswa, serta implikasi praktis untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih baik dalam pendidikan bahasa.
Minat Pembaca terhadap Karya Sastra Digital Shanty, Laras; Yuniati, Ira; Mahdijaya; Atmaja, Loliek Kania
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kwyx4r54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat pembaca terhadap karya sastra digital dengan menggunakan pendekatan resepsi sastra pada mahasiswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses karya sastra melalui media daring, seperti novel yang dipublikasikan pada platform digital. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana minat pembaca, khususnya mahasiswa, terhadap karya sastra digital.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan resepsi sastra. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang berjumlah 35 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang disebarkan melalui Google Form. Instrumen penelitian disusun berdasarkan jenis minat pembaca yang meliputi minat realistik, investigatif, artistik, sosial, enterprising, dan konvensional. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mendeskripsikan hasil jawaban responden berdasarkan skala Likert yang terdiri dari sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju.   Kata Kunci: Karya Sastra Digital, Mahasiswa, Minat Pembaca, Resepsi Sastra  
Representasi Perempuan dalam Album Lagu Nadin Amizah: Kritik Feminisme Serli Eka Susanti; Dina Ariyanti, Tri; Hakim, Man; Mahdijaya; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/466gvv20

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami representasi perempuan dalam karya sastra populer, khususnya dalam lirik lagu. Lagu tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan sosial, budaya, dan ideologi. Salah satu musisi Indonesia yang banyak menghadirkan pengalaman emosional perempuan dalam lirik lagunya adalah Nadin Amizah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi perempuan dalam sepuluh lagu karya Nadin Amizah melalui perspektif kritik feminisme. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kritik sastra feminisme, khususnya feminisme eksistensialis. Data penelitian berupa kutipan lirik lagu yang menggambarkan pengalaman dan posisi perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan pencatatan terhadap lirik lagu, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam sepuluh lagu tersebut terdapat berbagai representasi perempuan yang menggambarkan pengalaman emosional, luka batin, pergulatan perasaan, serta proses penerimaan diri. Perempuan dalam lirik lagu digambarkan tidak hanya sebagai sosok yang rapuh, tetapi juga sebagai individu yang berusaha memahami dirinya, bangkit dari pengalaman yang menyakitkan, dan menemukan jati dirinya. Dengan demikian, lagu-lagu karya Nadin Amizah tidak hanya menyampaikan pengalaman personal perempuan, tetapi juga menggambarkan perjuangan perempuan dalam memahami diri dan menghadapi tekanan sosial.   Kata Kunci: Lirik Lagu, Kritik Feminisme, Representasi Perempuan
Penggunaan Klausa Adjektiva dalam Buku Pembelajaran Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Okta Ramadhani, Relin; Kusmiarti, Reni; Rustinar, Eli; Mahdijaya; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/0v3ggp42

Abstract

Klausa adjektiva merupakan klausa yang memiliki subjek berkategori nomina dan  predikatnya predikatnya berkategori adjektiva yang berfungsi menyatakan keadaan, sifat, atau perasaan. Dalam teks pembelajaran, berbagai kalimat dapat mengandung klausa adjektiva yang membentuk struktur sintaksis tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan klausa adjektiva yang terdapat dalam kalimat-kalimat pada buku pembelajaran Bahasa Indonesia SMP kelas VII. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan klausa adjektiva yang terdapat dalam isi teks buku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Data penelitian berupa kutipan kalimat yang mengandung klausa adjektiva yang bersumber dari buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VII terbitan Erlangga tahun 2021 sebagai buku resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan membaca, menandai, mencatat, dan mengklasifikasikan data. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisis struktur serta fungsi klausa adjektiva. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 150 data klausa adjektiva dengan fungsi subjek berkategori nomina dan predikat berkategori adjektiva. Berdasarkan makna predikatnya ditemukan 62 data bermakna keadaan fisik, 42 data sifat batin, dan 46 data perasaan batin. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa klausa adjektiva dalam teks pembelajaran memiliki pola struktur yang konsisten sehingga dapat menjadi referensi dalam kajian sintaksis bahasa Indonesia.   Kata Kunci: Buku Teks, Klausa Adjektiva, Pendekatan Sintaksis
Makna Leksikal  dalam Buku Ajar  Bahasa Indonesia SMP Kelas VII Yanti, Lasmi; Rustinar, Eli; Kusmiarti, Reni; Mahdijaya; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ecez5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal berdasarkan kelas kata yang terdapat dalam buku ajar Bahasa Indonesia untuk SMP kelas VII karya Rahma. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman makna kata dalam pembelajaran, karena buku ajar menjadi sumber utama dalam penyampaian materi kepada siswa. Oleh karena itu, kajian terhadap makna leksikal berdasarkan pengelompokan kelas kata perlu dilakukan untuk mengetahui penggunaan kata sesuai dengan makna dasarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata yang mengandung makna leksikal, sedangkan sumber data adalah buku ajar Bahasa Indonesia untuk SMP kelas VII karya Rahma. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca ulang buku ajar secara cermat, menandai kata-kata yang mengandung makna leksikal, kemudian mengumpulkan data menggunakan instrumen penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap klasifikasi berdasarkan kelas kata, analisis makna leksikal sesuai kamus, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 455 kata bermakna leksikal yang terdiri atas 335 nomina, 17 verba, dan 103 adjektiva. Kelas kata yang paling dominan adalah nomina, sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah verba. Untuk ke depannya, penulis mengharapkan agar penelitian ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam mengembangkan kajian semantik.   Kata Kunci: Buku Ajar, Makna Leksikal, Pendekatan Semantik  
Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Abstrak Skripsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu Tahun 2024 Arsita Rosa, Bela; Mahdijaya; Yuniati, Ira; Suyuthi, Hasmi
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6gwka618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan-pesan ekologi dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekokritik sastra dengan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Data berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa yang mengandung pesan ekologi, yang dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk pesan ekologi, meliputi pelestarian lingkungan, kritik terhadap kerusakan alam, hubungan harmonis manusia dengan alam, serta tanggung jawab ekologis. Pesan yang dominan adalah ajakan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui perilaku sehari-hari. Pesan-pesan tersebut disampaikan secara sederhana melalui tokoh dan peristiwa yang dekat dengan kehidupan anak. Penelitian ini menegaskan bahwa karya tersebut tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini. Kata Kunci: Cerita Anak, Ekokritik Sastra, Pesan Ekologi
Tindak Tutur Ilokusi Pada Berita Media Online Kompas.Com Zakka Aliyah, Fasya; Mahdijaya; Yuniati, Ira; Zakaria, Jelita; Dina Ariyanti, Tri
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/tsts6d35

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan bahasa dalam media online, khususnya dalam penyampaian informasi melalui teks berita yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mengandung fungsi pragmatik. Salah satu kajian pragmatik yang penting adalah tindak tutur ilokusi asertif yang digunakan untuk menyampaikan fakta, pernyataan, laporan, maupun sikap penutur terhadap suatu peristiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi asertif yang terdapat dalam berita media online Kompas.com kategori nasional edisi Desember 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa tuturan atau kalimat yang mengandung tindak tutur ilokusi asertif yang terdapat dalam 31 berita Kompas.com edisi Desember 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, catat, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, deskripsi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 278 data tindak tutur ilokusi asertif yang terdiri dari menyatakan sebanyak 126 data, melaporkan 87 data, menuntut 43 data, mengeluh 13 data, dan membanggakan 9 data. Bentuk yang paling dominan adalah menyatakan, sedangkan yang paling sedikit adalah membanggakan. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur asertif dalam berita berfungsi utama untuk menyampaikan informasi faktual, pernyataan narasumber, serta memperkuat objektivitas dalam pemberitaan.   Kata Kunci: Asertif, Berita Online, Kompas.com, Tindak Tutur Ilokusi
Sarkasme Dialog Tokoh Film Pengepungan di Bukit Duri Nadiya Ranni Puspita; Mahdijaya; Yuniati, Ira; Kania Atmaja, Loliek; Elyusra
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/dp3t9t26

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi gaya bahasa sarkasme dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar serta transformasinya menjadi ironi agar sesuai dengan nilai kesantunan berbahasa. Penelitian menggunakan pendekatan stilistika dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa dialog tokoh yang mengandung sarkasme, dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan lima bentuk sarkasme, yaitu sarkasme sifat, tindakan, hasil tindakan, himbauan, dan sebutan. Adapun fungsinya meliputi menyatakan penolakan, memberikan informasi, menegaskan, mengungkapkan pendapat, memberi perintah, mengajukan pertanyaan, menyampaikan perbandingan, dan sebagai sapaan. Temuan ini menunjukkan bahwa sarkasme tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi kasar, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang dapat direpresentasikan menjadi bentuk yang lebih santun melalui ironi.   Kata Kunci: Bentuk dan Fungsi Sarkasme, Dialog Tokoh, Film Pengepungan di Bukit Duri