Rhomadhona, Destya Ayu Laela
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Modal Manusia dan Kepala Rumah Tangga Perempuan yang Bekerja dalam Penurunan Kemiskinan Provinsi di Indonesia Rhomadhona, Destya Ayu Laela; Sari, Delvina Riani; Nurfitri, Annisa
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 6 No. 3 (2026): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v6i3.7963

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu masalah multidimensional penting di Indonesia, dengan dimensi gender yang menempatkan Kepala Rumah Tangga Perempuan sebagai salah satu kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana partisipasi kerja Kepala Rumah Tangga Perempuan dan modal manusia pada perempuan memengaruhi tingkat kemiskinan pada tingkat provinsi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel seimbang yang mencakup 34 provinsi di Indonesia selama periode 2018-2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel, di mana berdasarkan hasil uji Chow dan Uji Hausman, Random Effect Model (REM) terpilih sebagai model estimasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi kerja Kepala Rumah Tangga Perempuan tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Kemudian dari segi modal manusia, hanya Angka Harapan Hidup (AHH) Perempuan yang terbukti berpengaruh negatif dan signifikan, sementara Rata-Rata Lama Sekolah (RTLS) Perempuan tidak signifikan. Sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Perempuan justru menujukkan pengaruh positif dan signifikan, yang mengindikasikan adanya potensi masalah pada pasar kerja. Uji moderasi juga menunjukkan bahwa beban tanggungan atau proporsi anggota Kepala Rumah Tangga Perempuan tidak secara signifikan memengaruhi hubungan antara KRTP yang bekerja dan tingkat kemiskinan. Temuan ini mencerminkan bahwa pengentasan bagi KRTP lebih bergantung pada peningkatan kualitas kesehatan dan perbaikan struktur pasar kerja.