This Author published in this journals
All Journal Jurnal Potensi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KEMACETAN DAN KONEKTIVITAS TERHADAP POLA MOBILITAS DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN WILAYAH DI KELURAHAN MELAYU KOTA PIRING Adhiatmaji Paramayudha Ahmad; Yuanita FD Sidabutar; Raflis Tanjung
Jurnal Potensi Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v6i1.2170

Abstract

Kelurahan Melayu Kota Piring di Kecamatan Tanjungpinang Timur merupakan kawasan strategis yang mengalami transformasi mobilitas signifikan hingga tahun 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kemacetan dan kualitas konektivitas jalan terhadap pola mobilitas masyarakat dalam kerangka pengembangan wilayah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun konektivitas antar-wilayah meningkat melalui revitalisasi jalan arteri, titik kemacetan baru di persimpangan utama menghambat efisiensi pergerakan logistik dan komuter. Konektivitas yang tinggi terbukti mendorong pertumbuhan sektor jasa lokal, namun kemacetan menjadi faktor penghambat optimalisasi potensi wilayah sebagai penyangga pusat kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemacetan dan konektivitas terhadap pola mobilitas dalam mendukung pengembangan wilayah di Kelurahan Melayu Kota Piring, serta merumuskan strategi pengembangan kawasan melalui analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang diperkuat dengan analisis kuantitatif sederhana melalui skoring SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konektivitas berpengaruh positif terhadap perkembangan ekonomi di Kelurahan Melayu Kota Piring, namun kemacetan yang menyertainya menjadi tantangan utama bagi pola mobilitas yang efisien. Pengembangan wilayah kedepan harus memprioritaskan manajemen lalu lintas dan optimalisasi transportasi massal untuk memastikan pertumbuhan wilayah yang inklusif dan berkelanjutan.