Elistiani, Winda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Netizen Responses and Interaction Patterns to Motivational Videos on Youtube Elistiani, Winda; Iskandar, Iskandar; Wahyuddin, Wahyuddin
Al-I'lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 9, No 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jail.v9i2.38941

Abstract

Abstrak: Perkembangan media sosial telah menjadikan kolom komentar YouTube sebagai ruang penting untuk mengukur respons publik terhadap konten pendidikan dan motivasi. Video Sherly Annavita berjudul “Stop Buang Waktu” menunjukkan tingkat keterlibatan penonton yang tidak hanya reaktif, tetapi juga reflektif dan emosional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pola interaksi sentimen, toksisitas, dan orientasi makna yang terbentuk dalam diskursus digital melalui respons-respons tersebut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis reaksi netizen terhadap konten motivasi di YouTube secara mendalam. Tujuan selanjutnya adalah mengeksplorasi bagaimana netizen menafsirkan pesan manajemen waktu melalui ekspresi linguistik, emosi, dan interaksi di bagian komentar. Selain itu, penelitian ini berusaha mengidentifikasi pola bagaimana netizen menerima pesan motivasi dalam konteks komunikasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan desain deskriptif-interpretatif. Analisis dilakukan pada 254 komentar, menggunakan Social Network Analysis untuk memetakan hubungan dan analisis teks digital, termasuk word cloud dan emoji, analisis sentimen, analisis toksisitas, dan analisis kesamaan semantik, melalui Communalytic.org. Pendekatan kualitatif ini memungkinkan peneliti untuk mengkontekstualisasikan makna, emosi, dan orientasi resepsi netizen. Hasil menunjukkan bahwa respons netizen didominasi oleh sentimen positif dengan tingkat toksisitas yang sangat rendah. Polanya interaksi menunjukkan keterlibatan netizen yang relatif konsisten, dengan beberapa individu yang lebih aktif berperan sebagai pemicu diskusi. Analisis topik mengungkapkan bahwa pembicaraan netizen berpusat pada apresiasi terhadap pembicara dan refleksi pribadi tentang manajemen waktu. Temuan ini signifikan karena menunjukkan kemampuan konten motivasi untuk menghasilkan resonansi emosional yang kuat di ruang digital. Ketidakhadiran konflik dan ucapan negatif menunjukkan pembentukan ruang komunikasi yang sehat dan konstruktif. Temuan ini dapat dijadikan acuan bagi pembuat konten dan praktisi komunikasi dalam merancang pesan yang resonan dengan netizen. Dari perspektif akademis, penelitian ini memperkaya bidang studi komunikasi digital kualitatif dengan mengintegrasikan analisis jaringan, sentimen, toksisitas, dan topik dalam kerangka interpretatif yang terpadu. Abstract: The development of social media has made YouTube comment sections an important space for gauging public response to educational and motivational content. Sherly Annavita's video titled "Stop Buang Waktu" shows a level of audience engagement that is not only reactive but also reflective and emotional. This study aims to analyze the patterns of interaction, sentiment, toxicity, and meaning orientation formed in digital discourse through these responses. This study aims to deeply analyze netizens' reactions to motivational content on YouTube. The next objective is to explore how netizens interpret time management messages through linguistic expressions, emotions, and interactions in the comment section. Additionally, this research seeks to identify patterns in how netizens receive motivational messages in the context of digital communication. The research method used is qualitative, with a descriptive-interpretative design. Analysis was conducted on 254 comments, using Social Network Analysis to map relationships and digital text analysis, including word clouds and emojis, sentiment analysis, toxicity analysis, and semantic similarity analysis, through Communalytic.org. This qualitative approach allows researchers to contextualize the meaning, emotions, and reception orientation of netizens. The results show that netizens' responses are dominated by positive sentiment with very low levels of toxicity. The interaction patterns show relatively consistent netizen engagement, with some more active individuals acting as discussion triggers. Topic analysis reveals that netizen conversations center on appreciation for the speaker and personal reflection on time management. These findings are significant because they demonstrate the ability of motivational content to generate strong emotional resonance in the digital space. The absence of conflict and negative speech indicates the formation of a healthy and constructive communication space. These findings can serve as a reference for content creators and communication practitioners in designing messages that resonate with the audience. From an academic perspective, this research enriches the field of qualitative digital communication studies by integrating network, sentiment, toxicity, and topic analysis within a unified interpretive framework.