Nugroho, Ivan Wahyu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pola Global dan Lokal Determinan Prevalensi Stunting di Jawa Tengah Tahun 2024 Menggunakan Geographically Weighted Regression Nugroho, Ivan Wahyu; Febriansyah, Candra Rifki Eka; Rahmadhani, Oktavia Suci; Murti, Basugandhi Sasangka; Sabil, Safina; Zuhdi, Shaifudin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 21, No 1 (2026): Vol 21 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.21.1.2026.48-56

Abstract

Latar belakang: Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, salah satunya di Jawa Tengah. Pendekatan analisis global sering kali belum mampu menangkap perbedaan pengaruh determinan stunting secara local. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola global dan lokal determinan stunting di Jawa Tengah menggunakan. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder agregat dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Analisis dilakukan menggunakan regresi global Ordinary Least Squares (OLS) dan dilanjutkan dengan Geographically Weighted Regression (GWR) untuk mengidentifikasi variasi spasial pengaruh determinan stunting. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya heterogenitas spasial yang signifikan. Variabel persentase bayi mendapatkan ASI eksklusif dan  variabel proporsi perempuan yang melahirkan hidup pertama berusia kurang dari 20 tahun berperan signifikan secara lokal pada kabupaten/kota tertentu, sementara variabel lain tidak menunjukkan pengaruh yang konsisten secara global. Model GWR mampu menjelaskan variasi spasial prevalensi stunting dengan lebih baik dibandingkan model OLS dengan nilai koefisien determasi  bernilai 0,165 vs 0,620. Kesimpulan: Determinan stunting di Jawa Tengah tidak bersifat homogen secara spasial. Pendekatan GWR efektif dalam mengungkap pola pengaruh lokal dan mendukung perlunya kebijakan penanganan stunting yang spesifik wilayah.