Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Social Capital Determinants and Collective Action on Community Income Levels in Bilebante Tourism Village, Central Lombok Agustiani, Eka; Yuniarti, Titi; Manan, Abdul; Ismiwati, Baiq; Astuti, Endang; Windayani, Baiq Nurul
Indonesian Journal of Advanced Research Vol. 5 No. 3 (2026): March 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijar.v5i3.16270

Abstract

In the development of a tourism village, the primary focus is on the active participation of residents, which is closely linked to their social ties. The concept of social capital reflects the dynamics of community life where members collaborate efficiently to realize shared aspirations. The purpose of this study is to examine how social capital through collective action impacts the income level of the community in Bilebante Village. Social capital, which consists of components of trust, social networks, norms, and participation in rural economic development. This study uses the SEM-PLS 4 program. Structural equation modeling analysis is used to determine the relationship between variables. The results show that social capital and collective action have a significant positive effect of 95% on the income level of the community in Bilebante Village. Bilebante Village has succeeded in utilizing its social capital effectively by utilizing collective efforts to build and develop village potential, so that almost all residents can enjoy the development of Bilebante Village into a tourism village. These findings indicate that social capital and increased collective action can be an effective strategy in improving economic welfare in Bilebante Tourism Village.
Memperkuat Tata Kelola Pariwisata Berbasis Masyarakat melalui Modal Sosial dan Aksi Kolektif: Studi Kasus Desa Wisata Bilebante, Indonesia Agustiani, Eka; Ismiwati, Baiq; Astuti, Endang; Windayani, Baiq Nurul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6702

Abstract

Pengembangan desa wisata berkelanjutan memerlukan kapasitas masyarakat dalam membangun tata kelola yang partisipatif dan kolaboratif. Modal sosial dan aksi kolektif menjadi faktor penting yang memungkinkan masyarakat mengelola sumber daya wisata secara bersama serta membangun hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran modal sosial dan aksi kolektif dalam memperkuat tata kelola pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism governance) di Desa Wisata Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, serta data sekunder dari dokumen dan literatur terkait. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan pengodean, pengelompokan tema, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi kepercayaan (trust) dan partisipasi (participation) merupakan dimensi modal sosial yang paling dominan dalam membangun kapasitas masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan desa wisata. Aksi kolektif diwujudkan dalam praktik pengelolaan melalui kerja sama masyarakat dalam pengembangan atraksi wisata, pengelolaan produk lokal, serta koordinasi dengan kelembagaan desa seperti BUMDes dan koperasi. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan desa wisata membutuhkan investasi pada kapasitas sosial dan kelembagaan masyarakat sebagai dasar terciptanya tata kelola pariwisata berbasis komunitas yang berkelanjutan.