Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tren Produk Blind Box: Inovasi Model Bisnis Atau Tantangan Kepatuhan Syariah? Zaneta, Delia Zara; Jhonson, Jhonson; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - Maret 2026 (INP RESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v6i1.873

Abstract

The rapidly growing trend of blind box products in digital commerce raises a fundamentalquestion regarding its position in Islamic economic law, whether it represents a legitimatebusiness model innovation or contains serious challenges to Sharia compliance. This productpotentially contains elements of gharar due to the uncertainty of the contract object at the timeof transaction. This study aims to analyze the trend of blind box products from the perspectiveof sale and purchase contracts in Islamic economic law through a literature review of nationaland international journals. The findings indicate that blind box products contain elements ofgharar fahisy due to uncertainty regarding the type, quality, and specifications of goods, therebyfailing to meet the valid requirements of sale and purchase contracts in Islam. Therefore, stricteroversight is needed to ensure this practice aligns with the principles of clarity, justice, andtransparency in Islamic economics.
Filosofi Ilmu dalam Akuntansi Keperilakuan: Menggugat Netralitas Informasi Akuntansi Ananta, Gabriel; Jhonson, Jhonson; Hariyanto, Veri; Yuniarti, Emylia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8389

Abstract

Studi ini secara kritis meneliti landasan filosofis akuntansi perilaku untuk menantang asumsi netralitas informasi akuntansi, yang telah lama dianggap sebagai karakteristik utama pelaporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif, menganalisis berbagai studi yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 dari jurnal internasional, laporan badan standar akuntansi, dan studi interdisipliner yang menghubungkan akuntansi dengan psikologi, sosiologi, dan teori kritis. Hasilnya menunjukkan bahwa akuntansi tidak sepenuhnya bebas nilai tetapi dipengaruhi oleh perilaku manusia, konteks sosial, dan dinamika kelembagaan. Dalam proses pelaporan keuangan, akuntan, manajer, dan auditor membawa pertimbangan subjektif yang memengaruhi penyajian dan interpretasi informasi keuangan. Lebih lanjut, pengembangan Kecerdasan Buatan dalam praktik akuntansi menciptakan risiko baru berupa bias algoritmik karena data pelatihan yang tidak representatif, kurangnya transparansi model, dan pengawasan manusia yang lemah. Kondisi ini dapat mengurangi skeptisisme profesional, yang sangat penting untuk menjaga kualitas pelaporan keuangan. Perspektif akuntansi kritis juga menekankan bahwa akuntansi sering berfungsi sebagai alat untuk melegitimasi kekuasaan dan kepentingan pihak dominan, bukan sekadar representasi objektif dari realitas ekonomi. Oleh karena itu, netralitas akuntansi lebih baik dipahami sebagai tujuan normatif daripada kondisi yang dapat dicapai secara empiris. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan refleksi filosofis, wawasan perilaku, dan kesadaran etis dalam mengembangkan praktik, standar, dan pendidikan akuntansi yang lebih responsif terhadap kompleksitas lingkungan manusia dan sosial.