ABSTRAK Prevalensi overweight pada remaja Indonesia masih tinggi, dipengaruhi faktor sosial ekonomi, pola makan tidak seimbang, serta gaya hidup sedentari. Upaya pencegahan melalui edukasi gizi dengan pendekatan fun learning dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran remaja dalam mencegah kejadian overweight. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi siswa terkait hubungan pola makan atau kualitas gizi dengan kejadian overweightpada remaja, melalui penyuluhan dengan metode fun learning serta mengetahui pengaruhnya terhadap perubahan pengetahuan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest dan posttest. Subjek kegiatan adalah 21 siswa kelas XI SMK Kristen 1 Surakarta. Intervensi berupa penyuluhan gizi serta dengan metode fun learning yang melibatkan permainan edukatif, diskusi interaktif, dan media visual. Hasil pretest menunjukkan hanya 66,7% dari siswa yang memiliki pemahaman yang memadai terkait pola makan remaja. Setelah diberikan penyuluhan, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan seluruh peserta mencapai nilai 100%. Penyuluhan dengan metode fun learning terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi siswa SMK, khususnya terkait pentingnya pola makan yang sehat pada masa remaja. Kata Kunci: Remaja, Pola Makan, Penyuluhan, Overweight, Gizi. ABSTRACT The prevalence of overweight among Indonesian adolescents remains high, influenced by socioeconomic factors, unbalanced dietary patterns, and sedentary lifestyles. Preventive efforts through nutrition education with a fun learning approach are considered effective in raising adolescents’ awareness to prevent overweight. This activity aimed to improve students’ nutritional knowledge regarding the relationship between dietary patterns and the incidence of overweight in adolescents through nutrition counseling using the fun learning method, as well as to determine its effect on students' knowledge. This study employed a quantitative approach with a pretest-posttest design. The subjects were 21 eleventh-grade students from SMK Kristen 1 Surakarta. The intervention consisted of nutrition education using the fun learning method, which involved educational games, interactive discussions, and visual media. The pretest results showed that only 66.7% of students had adequate understanding of adolescent eating patterns. After the counseling, the posttest results showed a significant improvement, with all participants achieving a perfect score of 100%. Nutrition counselling using the fun learning method proved to be effective in increasing students knowledge of nutrition, particularly regarding the importance of healthy eating patterns during adolescence. Keywords: Overweight, Nutrition, Eating Pattern, Counselling, Adolescent.