Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh kualitas pelayanan, store atmosphere, media sosial dan citra merek terhadap kepuasan konsumen pada bengkel di Rantauprapat Hsb, Veby Khairun Nisa; Indra, Aulia; Elvina, Elvina
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.869

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh kualitas pelayanan, store atmosphere, media sosial, dan citra merek terhadap kepuasan konsumen pada Bengkel Fuji Motor Rantauprapat. Desain/metodologi/pendekatan – Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara incidental sampling dan purposive sampling. Sampel terdiri dari 96 responden yang dihitung menggunakan rumus Cochran dengan margin of error 10%. Data diolah menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach Alpha di atas 0,70. Temuan – Hasil uji t menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (t=3,772), store atmosphere (t=2,149), media sosial (t=3,616), dan citra merek (t=2,174) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga memiliki pengaruh yang signifikan, dengan kualitas pelayanan menjadi faktor yang memberikan kontribusi terbesar dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Keterbatasan penelitian – Penelitian terbatas pada satu lokasi bengkel dengan jumlah sampel 96 orang, serta mengidentifikasi kendala operasional seperti keterbatasan lahan parkir dan kecepatan layanan. Implikasi – Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengelola bengkel untuk memprioritaskan perbaikan fasilitas fisik dan optimalisasi strategi promosi digital. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan lingkungan fisik (store atmosphere) dan penguatan citra merek sangat krusial dalam menjaga keberlangsungan bisnis jasa otomotif di daerah. Kebaruan – Mengintegrasikan variabel lingkungan fisik dan pemasaran digital secara bersamaan guna mengisi kekosongan penelitian pada sektor jasa bengkel di tingkat daerah yang selama ini lebih sering fokus pada aspek teknis perbaikan saja.