Pendahuluan: Jumlah kecelakan kerja di Indonesia menurut jenis keanggotaan BPJS ketenagakerjaan dilaporkan sebanyak 159.127 kasus dari Pekerja Penerima Upah, 7.845 kasus dari Pekerja Bukan Penerima Upah dan 1.363 kasus dari Pekerja Jasa Konstruksi. Sedangkan untuk Penyakit Akibat Kerja tercatat sebanyak 91 kasus. Tujuan: penelitian ini mengetahui Hubungan masa Kerja dan pelatihan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja di Area Furnace Plant Site PT. Vale indonesia Tbk Tahun 2024. Metode: penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik pendekatan Cross Sectional dengan teknik penarikan sampel purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 67. Analisis statistik yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Pada analisis bivariat menggunakan uji Chi-square untuk melihat hubungan dua variabel. Hasil: penelitian bahwa terdapat hubungan masa kerja dengan nilai X2= 14,370 p= 0,001, Pelatihan K3 (X2= 11,417 p= 0,001) terhadap Kecelakaan Kerja di Area Furnace Plant Site PT. Vale indonesia Tbk. Kesimpulan: Saran bahwa Program pelatihan K3 kepada karyawan harus lebih ditingkatkan agar pekerja tidak hanya semakin berperilaku aman dalam bekerja namun juga dapat meningkatkan keterampilan pekerja yang nantinya dapat meningkatkan produktivitas