Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi di PT. Vale Indonesia Tbk. dengan fokus pada identifikasi kendala penerapan K3. Penelitian menggunakan metode observasional deskriptif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 32 responden dari 10 proyek konstruksi yang sedang berlangsung. Analisis data melibatkan perhitungan nilai mean dan simpangan baku untuk mengukur tingkat implementasi K3. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program K3 yang paling diutamakan adalah perlindungan terhadap publik, seperti pemasangan rambu keselamatan dan jalur evakuasi. Namun, kendala terbesar berasal dari sisi pekerja, termasuk kurangnya kesadaran tentang pentingnya K3 dan ketidaknyamanan dalam menggunakan alat pelindung diri (APD). Dari sisi perusahaan, hambatan meliputi pengawasan pemerintah yang lemah dan kurangnya alokasi anggaran untuk pelaksanaan K3. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pelaksanaan program K3 di PT. Vale Indonesia telah dilakukan, masih terdapat kekurangan dalam kesadaran pekerja dan dukungan perusahaan terhadap penerapan K3. Disarankan agar perusahaan meningkatkan pendekatan edukatif terhadap pekerja dan memperkuat pengawasan serta dukungan anggaran untuk program K3.
Copyrights © 2026