Perusahaan PT Caritas Energi Indonesia site Batubara Jambi Lestari merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang bergerak di bidang penambangan batubara. Pada setiap perusahaan pertambangan batubara terdapat area penampungan batubara (stockpile) yang berfungsi sebagai penumpukan sementara antara pengiriman. Sistem penerapan penumpukan batubara menggunakan sistem First In First Out (FIFO), yang dimana harus disediakan jarak antara tumpukan dan tidak boleh melebihi kapasitas maksimum area penumpukan. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu pertama mengetahui kondisi teknis secara aktual, menganalisis teknis pola dan sistem pada area stockpile, serta merekomendasikan desain timbunan, pola dan sistem FIFO pada area stockpile. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil yang dilakukan, kondisi dari stockpile belum dikelola secara optimal dan tidak terdapat Prosedur Operasional Standar (SOP) untuk mengimplementasikan manajemen stockpile. Dari pengukuran di lapangan, ditemukan tinggi stockpile mencapai 7 meter dengan sudut kemiringan lebih dari 35o. Beberapa masalah juga ditemukan di area stockpile, termasuk kurangnya desain penimbunan dan lantai penimbunan yang tidak diperhitungkan. Sistem penimbunan yang sesuai dengan manajemen stockpile berdasarkan KEPMEN ESDM Nomor 1827.K/30/MEM/2018 mengakibatkan pengeluaran batubara tidak selaras dengan hasil coal getting sehingga batubara tertimbun terlalu lama pada area stockpile.Adapun upaya penanganan perbaikan sistem manajemen pada PT Caritas Energi Indonesia site Batubara Jambi Lestari dengan merekomendasikan penerapan sistem FIFO dimana batubara yang terdahulu masuk, harus dikeluarkan terlebih dahulu, perbaikan sistem penimbunan perlu dilakukan untuk menghindari dan meminimalkan terjadinya efek potensial yang dapat terjadi pada penimbunan batubara yang terlalu lama.