Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kolaborasi dengan AI terhadap Pengembangan Pola Pikir Desain dan Keterampilan Reflektif Mahasiswa Nur Azzahra; Agus Salim; Andi Dio Nurul Awalia
Journal of Education for Creativity and Innovation Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial Intelligence (AI) telah menjadi alat penting dalam pendidikan desain, membantu meningkatkan kreativitas, efisiensi, dan eksplorasi ide. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kolaborasi dengan AI, khususnya melalui ChatGPT dan Midjourney, terhadap pola pikir desain, kreativitas, dan keterampilan reflektif mahasiswa. Metode kuantitatif digunakan dengan 76 mahasiswa sebagai responden yang menilai tiga aspek: pelatihan dan dukungan pengguna, kreativitas dan fleksibilitas, serta pengembangan keterampilan reflektif dan kreatif. Hasil menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa berada pada kategori netral, dengan skor rata-rata 2,82, 2,75, dan 3,07. Mahasiswa melaporkan bahwa pelatihan dan panduan masih kurang memadai, AI terkadang kesulitan memahami konteks kreatif dan menjaga kesinambungan narasi, serta umpan balik reflektif yang diberikan terbatas. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun AI mendukung percepatan proses kreatif, peran manusia tetap krusial untuk memastikan hasil desain yang orisinal, kontekstual, dan estetis. Penelitian ini menekankan perlunya peningkatan modul pelatihan, panduan lengkap, dan sistem umpan balik berkelanjutan agar penggunaan AI lebih efektif. Studi ini juga menunjukkan pentingnya lingkungan belajar kolaboratif di mana AI berfungsi sebagai pendukung kreativitas mahasiswa, sehingga mendorong pola pikir desain yang inovatif, adaptif, dan reflektif, serta kesiapan profesional di masa depan.
Extending the Technology Acceptance Model (TAM) to Predict Student Learning Outcomes in GNS3 Based Networking Education Ummul Khaeri Masna; Agus Salim; Fitra Ramadani; Fadhlirrahman Baso
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 1, February (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i1.265

Abstract

Purpose – This study investigates the factors influencing network simulator acceptance and its direct impact on learning outcomes within the Department of Informatics and Computer Engineering. It addresses the gap between technology adoption and actual academic success in a technical vocational context. Design/methods/approach – A quantitative approach using the Technology Acceptance Model (TAM) was applied. Data from 187 students were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4.0, employing a 5,000-resample bootstrapping procedure. Findings – Results confirm that Perceived Usefulness significantly drives Behavioral Intention (β= 0.774, p < 0.001), while Perceived Ease of Use is non-significant (β = 0.150, p = 0.166). Crucially, Behavioral Intention strongly predicts Learning Outcomes (β = 0.849, p < 0.001). The model exhibits substantial predictive power, explaining 83% of the variance in intention (R2 = 0.830) and 72.1% in learning outcomes (R2 = 0.721). Research implications/limitations – Engineering pedagogy should prioritize demonstrating the industrial utility of simulators over interface simplicity. Limitations include the cross-sectional design and reliance on self-reported data within a single department, which may affect generalizability. Originality/value – This research empirically bridges technology acceptance with tangible academic performance in the Indonesian technical education context. It provides a validated framework for enhancing technical competencies through strategic tool integration.