Nurvianti Nurvianti
Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Kendari

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Edukasi Interpretasi Data Geospasial untuk Meningkatkan Literasi Spasial Siswa MAN 1 Konawe Selatan Nur Hasanah; Nurvianti Nurvianti; Laode Muhamad Irsan; La Ode Rahman Daud
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v1i1.247

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa data geospasial menjadi bagian penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pembelajaran geografi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi spasial siswa melalui pengenalan dan pelatihan interpretasi data geospasial di MAN 1 Konawe Selatan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research, yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar berbasis interpretasi citra dan identifikasi unsur-unsur visual dalam data spasial. Kegiatan ini terdiri dari survei awal, penyusunan modul, pelatihan interpretasi citra, dan evaluasi pascapelatihan. Hasil menunjukkan bahwa 83,33% siswa memahami unsur-unsur interpretasi citra secara teori dan mampu mengaplikasikannya dalam interpretasi visual. Sebanyak 16,67% lainnya memahami teori dan mulai mampu mengenali objek secara visual. Tidak ada siswa yang tidak memahami materi setelah pelatihan. Hasil angket juga menunjukkan respon positif dari siswa terhadap manfaat data geospasial dalam meningkatkan pemahaman geografi, ketertarikan belajar, dan kemampuan berpikir spasial. Kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi spasial dan mendorong pembelajaran geografi yang aplikatif dan kontekstual.
Penguatan Literasi Hidrologi Mahasiswa Pendidikan Geografi Melalui Implementasi Field Based Learning di Sungai Nanga-Nanga Nur Hasanah; Laode Muhamad Irsan; Nurvianti Nurvianti; Amniar Ati; Rahmawati Nurkarima
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v1i2.335

Abstract

Air merupakan sumber daya vital bagi kehidupan, sehingga pemahaman terhadap hidrologi menjadi aspek penting dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hidrologi mahasiswa Pendidikan Geografi melalui implementasi pendekatan Field Based Learning (FBL) di Sungai Nanga-Nanga, Kota Kendari. Kegiatan ini melibatkan 63 mahasiswa dalam pengamatan dan pengukuran berbagai parameter hidrologi yang komprehensif, meliputi suhu permukaan air, kecepatan dan debit air, lebar dan kedalaman sungai, suhu dan kelembapan udara, identifikasi biota dan material dasar sungai, serta suhu, kelembapan, dan pH tanah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu persiapan, pemberian materi, pelaksanaan lapangan, dan evaluasi. Hasil perbandingan nilai pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang konsep hidrologi sebesar 18,35%. Tanggapan mahasiswa terhadap terhadap kegiatan ini juga sangat positif, 74,2% sangat stuju bahwa praktik lapangan meningkatkan pemahaman mreka. Sebesar 68,9% merasa bahwa pengamatan langsung membuat materi lebih menarik, dan 65,1% menilai kegiatan tersebut menyenangkan sekaligus bermanfaat. Kegiatan pengabdian ini terbukti efektif memperkuat literasi hidrologi, mengembangkan keterampilan praktis, serta mendorong pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif dalam pengelolaan sumber daya air. Program ini direkomendasikan untuk dilanjukan sebagai model pembelajaran inovatifyang dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya air di masa mendatang.
Penguatan Pemahaman Mahasiswa Tentang Budaya Sekolah Melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Amniar Ati; Septianto Aldiansyah; Fitriyani Saudi; Nur Hasanah; Andi Sulia Sudirman; Rahmawati Nurkarima; Nurvianti Nurvianti; Hasni Hasan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.477

Abstract

Penguatan kompetensi calon guru tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi ajar dan kompetensi pedagogik, tetapi juga oleh kemampuan memahami budaya sekolah sebagai konteks sosial dan kultural tempat proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) menjadi salah satu sarana strategis dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung untuk memahami dinamika kehidupan sekolah, nilai-nilai yang dianut, serta praktik profesional yang berkembang di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai budaya sekolah melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMA Negeri 04 Kendari. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan di sekolah, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa; 1) Terjadi peningkatan signifikan pemahaman mahasiswa terhadap aspek artefak budaya sekolah. Skor pemahaman yang semula berada pada kisaran 52%–62% meningkat menjadi 83%–88% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator tradisi sekolah yang dilakukan secara konsisten dalam membangun nilai dan norma. 2) Pada aspek nilai dan norma sekolah, skor pemahaman mahasiswa yang semula berada pada kisaran 53%–56% meningkat menjadi 87%–90% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator pembiasaan karakter sebagai cerminan nilai yang dianut sekolah. 3) Pada aspek asumsi dasar budaya sekolah, skor pemahaman mahasiswa yang semula berada pada kisaran 48%–51% meningkat secara signifikan menjadi 87%–90% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator harapan guru terhadap prestasi siswa. Ke depan, kegiatan PLP perlu terus dikembangkan dengan pendampingan yang lebih intensif dan refleksi terstruktur agar mampu memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap konteks sosial, budaya, dan akademik sekolah secara berkelanjutan.
Penguatan Pemahaman Wawasan Nusantara Siswa Melalui Pemanfaatan Media Peta Indonesia di SD Negeri 1 Woitombo Nur Hasanah; Laode Muhamad Irsan; Tahir Tahir; Septianto Aldiansyah; Nurvianti Nurvianti
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.520

Abstract

Pemahaman konsep Wawasan Nusantara pada siswa sekolah dasar memerlukan pendekatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pemanfaatan media peta Indonesia sebagai sarana visual yang membantu siswa memahami kondisi geografis dan keragaman wilayah Indonesia secara lebih konkret. Penggunaan media tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai Wawasan Nusantara melalui pemanfaatan media peta Indonesia sebagai sarana pembelajaran di SD Negeri 1 Woitombo, Kabupaten Kolaka Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran partisipatif dengan pendekatan kontekstual yang melibatkan 20 siswa kelas V dan VI SD Negeri 1 Woitombo. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi efektivitas program menunjukkan bahwa pemanfaatan media peta Indonesia mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai Wawasan Nusantara. Evaluasi efektivitas program menunjukkan bahwa pemanfaatan media peta Indonesia berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang Wawasan Nusantara. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 63,55 pada pre-test menjadi 77,15 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,37 (kategori sedang). Selain itu, terjadi penurunan jumlah siswa pada kategori pemahaman rendah dan peningkatan pada kategori tinggi. Respons siswa yang positif juga menunjukkan bahwa program diterima dengan baik dan mendukung keterlibatan peserta dalam pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa program telah berjalan secara efektif dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Keberlanjutan penggunaan media peta Indonesia dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar perlu terus didorong sebagai upaya mendukung pemahaman siswa tentang wilayah Indonesia dan memperkuat wawasan nusantara melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
Penguatan Pemahaman Mahasiswa Tentang Budaya Sekolah Melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Amniar Ati; Septianto Aldiansyah; Fitriyani Saudi; Nur Hasanah; Andi Sulia Sudirman; Rahmawati Nurkarima; Nurvianti Nurvianti; Hasni Hasan
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.477

Abstract

Penguatan kompetensi calon guru tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi ajar dan kompetensi pedagogik, tetapi juga oleh kemampuan memahami budaya sekolah sebagai konteks sosial dan kultural tempat proses pembelajaran berlangsung. Oleh karena itu, Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) menjadi salah satu sarana strategis dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung untuk memahami dinamika kehidupan sekolah, nilai-nilai yang dianut, serta praktik profesional yang berkembang di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai budaya sekolah melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMA Negeri 04 Kendari. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan di sekolah, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa; 1) Terjadi peningkatan signifikan pemahaman mahasiswa terhadap aspek artefak budaya sekolah. Skor pemahaman yang semula berada pada kisaran 52%–62% meningkat menjadi 83%–88% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator tradisi sekolah yang dilakukan secara konsisten dalam membangun nilai dan norma. 2) Pada aspek nilai dan norma sekolah, skor pemahaman mahasiswa yang semula berada pada kisaran 53%–56% meningkat menjadi 87%–90% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator pembiasaan karakter sebagai cerminan nilai yang dianut sekolah. 3) Pada aspek asumsi dasar budaya sekolah, skor pemahaman mahasiswa yang semula berada pada kisaran 48%–51% meningkat secara signifikan menjadi 87%–90% setelah pelaksanaan PLP. Peningkatan tertinggi terlihat pada indikator harapan guru terhadap prestasi siswa. Ke depan, kegiatan PLP perlu terus dikembangkan dengan pendampingan yang lebih intensif dan refleksi terstruktur agar mampu memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap konteks sosial, budaya, dan akademik sekolah secara berkelanjutan.
Penguatan Pemahaman Wawasan Nusantara Siswa Melalui Pemanfaatan Media Peta Indonesia di SD Negeri 1 Woitombo Nur Hasanah; Laode Muhamad Irsan; Tahir Tahir; Septianto Aldiansyah; Nurvianti Nurvianti
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.520

Abstract

Pemahaman konsep Wawasan Nusantara pada siswa sekolah dasar memerlukan pendekatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pemanfaatan media peta Indonesia sebagai sarana visual yang membantu siswa memahami kondisi geografis dan keragaman wilayah Indonesia secara lebih konkret. Penggunaan media tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai Wawasan Nusantara melalui pemanfaatan media peta Indonesia sebagai sarana pembelajaran di SD Negeri 1 Woitombo, Kabupaten Kolaka Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran partisipatif dengan pendekatan kontekstual yang melibatkan 20 siswa kelas V dan VI SD Negeri 1 Woitombo. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi efektivitas program menunjukkan bahwa pemanfaatan media peta Indonesia mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai Wawasan Nusantara. Evaluasi efektivitas program menunjukkan bahwa pemanfaatan media peta Indonesia berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang Wawasan Nusantara. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 63,55 pada pre-test menjadi 77,15 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,37 (kategori sedang). Selain itu, terjadi penurunan jumlah siswa pada kategori pemahaman rendah dan peningkatan pada kategori tinggi. Respons siswa yang positif juga menunjukkan bahwa program diterima dengan baik dan mendukung keterlibatan peserta dalam pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa program telah berjalan secara efektif dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Keberlanjutan penggunaan media peta Indonesia dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar perlu terus didorong sebagai upaya mendukung pemahaman siswa tentang wilayah Indonesia dan memperkuat wawasan nusantara melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.