Tahir Tahir
Jurusan Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Halu Oleo, Kendari

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Penelitian Geospasial Melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) di Jurusan Pendidikan Geografi Andi Sulia Sudirman; Rahmawati Nurkarima; Tahir Tahir
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v1i2.339

Abstract

Pelatihan teknologi geospasial yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (GeoAI) menjadi salah satu kebutuhan penting dalam meningkatkan kemampuan penelitian mahasiswa pendidikan geografi pada era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami konsep GeoAI, analisis data spasial berbasis Google Earth Engine, dan visualisasi data kependudukan menggunakan Tableau. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis praktik dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perkembangan kompetensi peserta, serta penilaian mini project dan evaluasi kepuasan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi mahasiswa pada seluruh aspek penilaian, terutama pada keterampilan teknis pemanfaatan platform GeoAI dan komunikasi informasi spasial melalui dashboard interaktif. Rata-rata skor post-test meningkat menjadi 82,3 atau naik 32 poin dibandingkan skor pre-test sebesar 50,3. Produk mini project yang dihasilkan peserta juga menunjukkan kualitas yang baik dan mampu digunakan sebagai media pemetaan tematik berbasis data. Mahasiswa memberikan respons positif terhadap kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, dan kebermanfaatan kegiatan sehingga pelatihan dinilai relevan dengan kebutuhan penelitian mereka. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi GeoAI dan kesiapan mahasiswa dalam mengembangkan penelitian geospasial modern. Ke depan, dibutuhkan program lanjutan yang lebih intensif dan berkelanjutan untuk memperkuat penguasaan teknologi dan memperluas implementasinya dalam pembelajaran geografi.
Penguatan Pemahaman Wawasan Nusantara Siswa Melalui Pemanfaatan Media Peta Indonesia di SD Negeri 1 Woitombo Nur Hasanah; Laode Muhamad Irsan; Tahir Tahir; Septianto Aldiansyah; Nurvianti Nurvianti
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.520

Abstract

Pemahaman konsep Wawasan Nusantara pada siswa sekolah dasar memerlukan pendekatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pemanfaatan media peta Indonesia sebagai sarana visual yang membantu siswa memahami kondisi geografis dan keragaman wilayah Indonesia secara lebih konkret. Penggunaan media tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai Wawasan Nusantara melalui pemanfaatan media peta Indonesia sebagai sarana pembelajaran di SD Negeri 1 Woitombo, Kabupaten Kolaka Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran partisipatif dengan pendekatan kontekstual yang melibatkan 20 siswa kelas V dan VI SD Negeri 1 Woitombo. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi efektivitas program menunjukkan bahwa pemanfaatan media peta Indonesia mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai Wawasan Nusantara. Evaluasi efektivitas program menunjukkan bahwa pemanfaatan media peta Indonesia berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang Wawasan Nusantara. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 63,55 pada pre-test menjadi 77,15 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,37 (kategori sedang). Selain itu, terjadi penurunan jumlah siswa pada kategori pemahaman rendah dan peningkatan pada kategori tinggi. Respons siswa yang positif juga menunjukkan bahwa program diterima dengan baik dan mendukung keterlibatan peserta dalam pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa program telah berjalan secara efektif dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Keberlanjutan penggunaan media peta Indonesia dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar perlu terus didorong sebagai upaya mendukung pemahaman siswa tentang wilayah Indonesia dan memperkuat wawasan nusantara melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
Penguatan Pemahaman Wawasan Nusantara Siswa Melalui Pemanfaatan Media Peta Indonesia di SD Negeri 1 Woitombo Nur Hasanah; Laode Muhamad Irsan; Tahir Tahir; Septianto Aldiansyah; Nurvianti Nurvianti
Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jipm.v2i1.520

Abstract

Pemahaman konsep Wawasan Nusantara pada siswa sekolah dasar memerlukan pendekatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pemanfaatan media peta Indonesia sebagai sarana visual yang membantu siswa memahami kondisi geografis dan keragaman wilayah Indonesia secara lebih konkret. Penggunaan media tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai Wawasan Nusantara melalui pemanfaatan media peta Indonesia sebagai sarana pembelajaran di SD Negeri 1 Woitombo, Kabupaten Kolaka Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran partisipatif dengan pendekatan kontekstual yang melibatkan 20 siswa kelas V dan VI SD Negeri 1 Woitombo. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi efektivitas program menunjukkan bahwa pemanfaatan media peta Indonesia mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai Wawasan Nusantara. Evaluasi efektivitas program menunjukkan bahwa pemanfaatan media peta Indonesia berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang Wawasan Nusantara. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 63,55 pada pre-test menjadi 77,15 pada post-test dengan N-Gain sebesar 0,37 (kategori sedang). Selain itu, terjadi penurunan jumlah siswa pada kategori pemahaman rendah dan peningkatan pada kategori tinggi. Respons siswa yang positif juga menunjukkan bahwa program diterima dengan baik dan mendukung keterlibatan peserta dalam pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa program telah berjalan secara efektif dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Keberlanjutan penggunaan media peta Indonesia dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar perlu terus didorong sebagai upaya mendukung pemahaman siswa tentang wilayah Indonesia dan memperkuat wawasan nusantara melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.