Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kegiatan Pendampingan Posyandu Remaja di Rt 008 Rw 003 Kelurahan Curup Jare Kecamatan Pagar Alam Utara Kota Pagaralam Rina Nursanti; Suprida; Rohaya; Yeni Elviani
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Februari 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18708673

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 10 tahun sampai 19 tahun. Remaja merupakan masa transisi perekembangan mental, fisik dan reproduksi manusia dapat berdampak pada status kesehatan secara umum. Perkembangan informasi dan teknologi dapat memepengaruhi perilaku remaja sehat termasuk perilaku berisiko. Permasalahan yang terjadi pada remaja antara lain anemia pada remaja, kenakalan remaja, susah berkonsentrasi, kurang percaya diri, penyalahgunaan obat dan narkotika, merokok. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kader posyandu remaja. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kader remaja tidak aktif dan belum mendapatkan pelatihan, serta terdapat 2 kejadian kehamilan remaja. Metode pelaksanaan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah merevitalisasi posyandu remaja dengan memberikan pelatihan kepada kader kesehatan tentang pelaksanaan posyandu remaja. Hasil dan luaran yang dihasilkan adalah terbentunya kader posyandu remaja dengan menerapkan sistem 5 meja pelatihan kader untuk pelaksanaan pemeriksaan penimbangan tinggi badan, LILA, IMT dan pemeriksaan tekanan darah. Bila remaja dipersiapkan dalam melewati proses perubahannya diharapkan dapat membantu masalah kesehatan yang ada khususnya untuk mengurangi angka kematian ibu. Posyandu remaja hadir dalam rangka membantu remaja menghadapi permasalahannya yang kompleks. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan perilaku kesehatan reproduksi remaja yang mengikuti dan yang tidak mengikuti posyandu Remaja di Kota Pagar Alam Amiliano, S. (2018). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender (lavandula angustifolia) terhadap Penurunan Mual dan Muntah Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Dangung-Dangung Kabupaten Lima Puluh Kota. JOM FKp, 7 No. 1, 7–13. Andriani, Agnes Widdya. (2017). Pengaruh Aromaterapi Essesial Jeruk Lemon terhadap Kejadian Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. Journal. Universitas „ Aisyiyah Yogyakarta Bartini, I. (2012). ANC: Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Normal (ASKEB II) Dilengkapi Panduan Praktikum dan Senam Hamil. Yogyakarta: Nuha Medika. Buckle, J. (2023). Clinical Aromatheraphy (second edition). United States: Churchill Livingstone. Cavanagh, H. M. A. dan Wilkinson, J. M. (2002).Biological Activities of Lavender Essential Oil. Pytotherapy Research, Vol. 16, No. 4, hal. 301-308 Dewi, V. N., & Sunarsih, T. (2012). Asuhan Kehamilan Untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika. Irianti, B. dkk. 2023. Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti. Jakarta: Sagung Seto
Kegiatan Pendampingan Posyandu Remaja di Rt 008 Rw 003 Kelurahan Curup Jare Kecamatan Pagar Alam Utara Kota Pagaralam Rina Nursanti; Suprida; Rohaya; Yeni Elviani
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Februari 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18708673

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 10 tahun sampai 19 tahun. Remaja merupakan masa transisi perekembangan mental, fisik dan reproduksi manusia dapat berdampak pada status kesehatan secara umum. Perkembangan informasi dan teknologi dapat memepengaruhi perilaku remaja sehat termasuk perilaku berisiko. Permasalahan yang terjadi pada remaja antara lain anemia pada remaja, kenakalan remaja, susah berkonsentrasi, kurang percaya diri, penyalahgunaan obat dan narkotika, merokok. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk kader posyandu remaja. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kader remaja tidak aktif dan belum mendapatkan pelatihan, serta terdapat 2 kejadian kehamilan remaja. Metode pelaksanaan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah merevitalisasi posyandu remaja dengan memberikan pelatihan kepada kader kesehatan tentang pelaksanaan posyandu remaja. Hasil dan luaran yang dihasilkan adalah terbentunya kader posyandu remaja dengan menerapkan sistem 5 meja pelatihan kader untuk pelaksanaan pemeriksaan penimbangan tinggi badan, LILA, IMT dan pemeriksaan tekanan darah. Bila remaja dipersiapkan dalam melewati proses perubahannya diharapkan dapat membantu masalah kesehatan yang ada khususnya untuk mengurangi angka kematian ibu. Posyandu remaja hadir dalam rangka membantu remaja menghadapi permasalahannya yang kompleks. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan perilaku kesehatan reproduksi remaja yang mengikuti dan yang tidak mengikuti posyandu Remaja di Kota Pagar Alam Amiliano, S. (2018). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender (lavandula angustifolia) terhadap Penurunan Mual dan Muntah Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Dangung-Dangung Kabupaten Lima Puluh Kota. JOM FKp, 7 No. 1, 7–13. Andriani, Agnes Widdya. (2017). Pengaruh Aromaterapi Essesial Jeruk Lemon terhadap Kejadian Mual dan Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Mlati II Sleman Yogyakarta. Journal. Universitas „ Aisyiyah Yogyakarta Bartini, I. (2012). ANC: Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Normal (ASKEB II) Dilengkapi Panduan Praktikum dan Senam Hamil. Yogyakarta: Nuha Medika. Buckle, J. (2023). Clinical Aromatheraphy (second edition). United States: Churchill Livingstone. Cavanagh, H. M. A. dan Wilkinson, J. M. (2002).Biological Activities of Lavender Essential Oil. Pytotherapy Research, Vol. 16, No. 4, hal. 301-308 Dewi, V. N., & Sunarsih, T. (2012). Asuhan Kehamilan Untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika. Irianti, B. dkk. 2023. Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti. Jakarta: Sagung Seto
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tebing Bulang Tahun 2025 Desy Setiawati; Jasmin; Suprida; Rohaya
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 7 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Juli 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21281190

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan serta berdampak pada kesehatan janin, termasuk risiko stunting. KEK ditandai dengan penurunan status gizi akibat asupan pangan yang tidak memadai dalam menyediakan energi dan zat gizi makro, yang dideteksi melalui pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dengan ambang batas <23,5 cm. Kejadian KEK pada ibu hamil di UPT Puskesmas Tebing Bulang tahun 2024 tercatat sebesar 30%, melebihi target RPJMN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas Tebing Bulang tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan case control. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 68 responden ibu hamil (34 kasus dan 34 kontrol) yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat (chi-square). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan kejadian KEK (p=0,007) dan antara paritas dengan kejadian KEK (p=0,001), sedangkan pengetahuan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian KEK (p=0,734). Disimpulkan bahwa umur dan paritas berhubungan secara signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil, sementara pengetahuan tidak. Dinas kesehatan dan puskesmas diharapkan meningkatkan upaya skrining gizi ibu hamil terutama pada kelompok usia dan paritas berisiko, serta memperkuat edukasi gizi yang berorientasi pada perubahan perilaku, bukan hanya peningkatan pengetahuan.