This Author published in this journals
All Journal Widya Accarya
I Nengah Suweta
SMP PGRI 8 Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Guru PPKn Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pembelajaran E-Learning kelas XII IPS Di SMA Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2022/2023 I Made Sila; I Nengah Suweta; Rudi Ana Pali
Widya Accarya Vol. 15 No. 2 (2024): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.15.2.1572.139-144

Abstract

Strategi pembelajaran merupakan salah satu cara yang digunakan guru dalam penyampaikan materi pelajaran. Penelitian bertujuan untuk menanalisi Strategi Guru PPKn Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Pada Pembelajaran E-Learning Kelas XI IPS Di SMA Dwijendra Denpasar Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi dan analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Dwijendra denpasar. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Strategi guru untuk meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran e-learning adalah sebagai berikut: (1).Guru berusaha mencari metode untuk menumbuhkan minat siswa agar mau belajar dengan cara yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran secara daring. Metode games dilakukan jika guru melihat siswa mulai jenuh, gelisah dan tidak fokus memperhatikan guru saat belajar dalam jaringan, salah satu game yang digunakan yaitu game fokus. (2). Guru memberikan penghargaan untuk siswa yang memperhatikan guru dalam pembelajaran. Penghargaan dapat berupa tambahan skor dalam bentuk bintang, acungan jempol, tepuk tangan, atau kata-kata motivasi untuk membangkitkan minat belajar siswa. Dengan adanya pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi ini membuat siswa menjadi berlomba-lomba untuk mendapatkannya, hal ini juga sangatlah menarik perhatian, semangat, dan antusias serta minat siswa dalam belajar. (3). Guru memperhatikan siswa melalui pembelajaran dalam jaringan yaitu diawal pembelajaran guru selalu menanyakan sudah berdoa, sudah sarapan, guru juga selalu memberikan wajah tersenyum, ceria agar siswa senang melihatnya. Jika siswa tidak memperhatikan pembelajaran,guru menegur siswa. Saat siswa mulai jenuh dalam belajar guru juga melakukan ice breaking agar siswa bersemangat dan berminat lagi mengikuti pembelajaran dalam jaringan.