This Author published in this journals
All Journal Widya Accarya
Ni Putu Dea Utami Dewi
Universitas Dwijendra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Melalui Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPAS Berbasis Problem Based Learning I Made Astra Winaya; Ni Putu Dea Utami Dewi
Widya Accarya Vol. 16 No. 2 (2025): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.16.2.1740.245-253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menigkatkan berpikir kritis dan kemandirian siswa melalui pengembangan LKPD berbasis problem base learning pada muatan IPAS tentang materi Panas dan Perpindahannya tema 6 kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Depelovment ) model ADDIE, yang meliputi lima tahapan, yaitu : Analyze, Design, Depelovment, Implementation, and Evaluation. Subjek penelitian ini adalah LKPD berbasis problem base learning, sedangkan objek penelitian adalah Validitas dan kepraktisan LKPD berbasis problem base learning.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner di beberapa sekolah yang berada di Gugus RA Kartini Kecamatan Denpasar Barat. Adapun produk hasil pengembangan divalidasi oleh tiga pakar yaitu ahli materi dan ahli media pembelajaran. Hasil validasi dianalisis dengan formula Gregory dan diperoleh koefisien validitas isi sebesar nilai 0, 82 yang berarti sangat tinggi atau dalam kualitas sangat baik dalam kategori valid. Hasil pengembangan LKPD menunjukan validitas dari segi materi 0,82 dalam katagori sangat tinggi, validitas dari segi media 0,78 dalam katagori tinggi. Rata-rata skor validitas LKPD secara keseluruhan yaitu 0,8 . Hasil respon guru diperoleh skor 97,5% dalam kualifikasi sangat praktis dan respon siswa  berdasarkan persentase tingkat ketuntasan siswa diperoleh 90,6%. Hal ini menunjukkan LKPD berbasis problem base learning memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis dan layak digunakan dalam pembelajaran oleh guru dan siswa.