Ana Irhandayaningsih
Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KEMAMPUAN PENELUSURAN INFORMASI DITINJAU DARI PRESTASI AKADEMIK SISWA SMA NEGERI 2 BATANG Muhammad Hasnul Sani; Ana Irhandayaningsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.868 KB) | DOI: 10.14710/jip.v7i1.131-140

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kemampuan Penelusuran Infomasi ditinjau dari Prestasi AkademikSiswa SMA Negeri 2 Batang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui KemampuanPenelusuran Infomasi ditinjau dari Prestasi Akademik Siswa SMA Negeri 2 Batang. Teoridalam penelitian ini menggunakan dari Jenny Bronstein dan Lili Tzivilian, yang terdiri dariempat standar yaitu mengevaluasi kemampuan penelusuran informasi dalam diri,membandingkan kemampuan penelusuran informasi pribadi dengan orang lain, kondisifisiologis, dan tanggapan orang lain. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif, dengan jenis deskriptif. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer yangdiperoleh dari wawancara dengan informan, dan data sekunder yang diperoleh dari data-datainformasi di sekolah SMA Negeri 2 Batang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian iniadalah observasi, wawancara dan dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwasiswa SMA Negeri 2 Batang yang mendapatkan prestasi akademik sudah sesuai dengan teoriyang dikembangkan oleh Jenny Bronstein dan Lili Tzivilian. Kendala yang masih terjadi diperpustakaan SMA Negeri 2 Batang masih kurangnya buku-buku mata pelajaran untukmenelusur informasi.
PEMAKNAAN PERPUSTAKAAN DI KALANGAN PEDAGANG DI KAWASAN MALIOBORO (Studi Fenomenologi Jogja Library Center di Kawasan Malioboro) Anis Dewi Kurniawati; Ana Irhandayaningsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 4 (2018): Oktober 2018
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.51 KB) | DOI: 10.14710/jip.v7i4.121-130

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemaknaan perpustakaan di kalangan pedagang di kawasan Malioboro (JogjaLibrary Center di kawasan Malioboro). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan pedagang akankeberadaan perpustakaan di kawasan Malioboro. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenispendekatan fenomenologi. Informan pada penelitian ini merupakan delapan pedagang Malioboro yang berada disekitar Jogja Library Center. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling metodepengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dari analisis Milesdan Huberman. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckman. Hasilpenelitian menunjukan bahwa pedagang di kawasan Malioboro menyadari dan mengetahui keberadaan Jogja LibraryCenter yang ada di Malioboro. Pada subjective reality, seluruh pedagang memahami pengertian dari perpustakaansecara umum. Namun pedagang tidak dapat memahami atau mendeskripsikan Jogja Library Center, hal ituberpengaruh pada ketidaktahuan pedagang mengenai penggambaran Jogja Library Center di Malioboro. Layananperpustakaan dibuka pada pagi hari hingga sore hari. Koleksi yang tersedia tentang koleksi bersejarah seperti suratkabar dan koleksi tentang sejarah Yogyakarta. Layanan dan fasilitas yang tersedia di Jogja Library Center layananruang baca, wifi dan ruang yang ber-AC. Petugas layanan yang ada ramah, menyenangkan dan cukup baik dalampelayanannya. Pada objective reality tidak semua pedagang memanfaatkan layanan Jogja Library Center dan tidaktertarik untuk mengunjungi Jogja Library Center. Pedagang menganggap penting adanya perpustakaan, namun untukpedagang sendiri perpustakaan dirasa kurang penting.
ANALISIS PROSES BIBLIOTERAPI PADA APLIKASI WHATSAPP (STUDI KASUS PADA GRUP WHATSAPP KOMUNITAS BIBLIOTERAPI INDONESIA 4) R. Ayu Siti Lathifah; Ana Irhandayaningsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.19 KB) | DOI: 10.14710/jip.v7i1.171-180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses biblioterapi pada aplikasi WhatsApp oleh GrupWhatsApp Komunitas Biblioterapi Indonesia 4. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yangdilakukan yaitu observasi, wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi. Pemilihan informandilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan proses biblioterapi padaGrup WhatsApp Komunitas Biblioterapi Indonesia 4 menggunakan aplikasi WhatsApp berdasarkan limafase biblioterapi yaitu fase pertama (biblioterapi fokus klien), fase kedua (biblioterapi fokus katarsis), faseketiga (biblioterapi qisah), fase keempat (biblioterapi kognitif-afektif), dan fase kelima (biblioterapiperilaku). Biblioterapi fokus klien dilakukan dengan membangun komunikasi dialogis dengan anggota.Biblioterapi fokus katarsis dilakukan dengan memberikan pertanyaan reflektif, analisis puisi dan analisistulisan tangan. Biblioterapi qisah dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada anggota untukberbagi pengalaman hidup. Biblioterapi kognitif-afektif dilakukan dengan memberikan rekomendasi bukukepada anggota. Biblioterapi perilaku diketahui perubahan kebiasaan yang lebih positif dari sebelumnya.
MOTIVASI PENERBIT BUKU DI KOTA SEMARANG DALAM MELAKSANAKAN UU NO. 4 TAHUN 1990 TENTANG SERAH SIMPAN KARYA CETAK DAN KARYA REKAM Anisa Utami Pradita; Ana Irhandayaningsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.1 KB) | DOI: 10.14710/jip.v7i2.191-200

Abstract

Penelitian ini berjudul “Motivasi Penerbit Buku di Kota Semarang dalam MelaksanakanUU No. 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam”. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motivasi penerbit buku di KotaSemarang dalam melaksanakan UU No. 4 tahun 1990 tentang serah simpan karya cetak.Desain penelitian ini adalah kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif dan pendekatanstudi kasus. Menggunakan teknik purposive sampling dan diambil 8 penerbit buku diKota Semarang yang terdiri dari 4 penerbit negeri dan 4 penerbit swasta. Hasil daripenelitian ini adalah bahwa motivasi penerbit buku di Kota Semarang dalammelaksanakan UU No. 4 Tahun 1990 tentang serah simpan karya cetak dan karya rekamdidorong oleh motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi instrinsik yaitu faktorambisi, faktor kesenangan, dan faktor pengetahuan yang sebenarnya menjadi faktorutama. Sedangkan motivasi ekstrinsik yaitu faktor kehormatan, faktor keadaan, faktorreputasi, faktor penghargaan, dan faktor kedudukan.
PERBANDINGAN MOTIVASI REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM PEMANFAATAN KOLEKSI BALAI LAYANAN GRHATAMA PUSTAKA BPAD DIY Hesti Mentari; Ana Irhandayaningsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.033 KB) | DOI: 10.14710/jip.v7i2.141-150

Abstract

Skripsi ini membahas tentang sejauh mana perbandingan motivasi remaja laki-laki danperempuan dalam pemanfaatan koleksi pada balai layanan Grhatama Pustaka BPAD DIY.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauhmana motivasi remaja laki-laki danperempuan dalam pemanfaatan koleksi pada balai layanan Grhatama Pustaka BPAD DIY.Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif denganjenis komparatif deskripsi. Sampel yang diambil berjumlah 63 responden denganmenggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji mann whitney.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan motivasi remaja laki-laki dan perempuanpada pemanfaatan koleksi tentang fashion, pemanfaatan koleksi tentang kebudayaan populerdimasyarakat, pemanfaatan koleksi tentang kesehatan emosional, pemanfaatan koleksitentang praktek agama, pemanfaatan koleksi tentang dunia kerja, pemanfaatan koleksi untukmengerjakan tugas atau yang berhubungan dengan mata pelajaran sekolah dan pemanfaatankoleksi yang mendukung kegiatan sekolah. Dapat disimpulkan H ditolak, sehingga terdapatperbedaan yang signifikan terhadap motivasi remaja laki-laki dan perempuan dalampemanfaatan koleksi perpustakaan umum di Balai Layanan Grhatama Pustaka BPAD DIY.
IMPLEMENTASI PERATURAN KEPALA ANRI NO 16 TAHUN 2012 DALAM PENGELOLAAN ARSIP KARTOGRAFI DAN KEARSITEKTURAN DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN TEMANGGUNG Hanifa Inawati; Ana Irhandayaningsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.051 KB) | DOI: 10.14710/jip.v7i3.181-190

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai implementasi Peraturan Kepala ANRI No 16 Tahun 2012 dalam pengelolaanarsip kartografi dan kearsitekturan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi PeraturanKepala ANRI No 16 Tahun 2012 dalam pengelolaan arsip kartografi dan kearsitekturan di Dinas Kearsipan danPerpustakaan Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenispenelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas Kearsipan dan PerpustakaanKabupaten Temanggung belum melaksanakan pengelolaan arsip kartografi dan kearsitekturan secara maksimalsesuai dengan Peraturan Kepala ANRI No 16 Tahun 2012. Hal itu dapat dilihat dari belum dilaksanakanya lagikegiatan akuisisi setelah Peraturan Kepala ANRI No 16 Tahun 2012 dikeluarkan, disisi lain sarana penyimpananyang dimiliki juga belum sepenuhnya sesuai dengan standar yang terdapat dalam Peraturan Kepala ANRI No 16Tahun 2012. Untuk kegiatan pengolahan, preservasi dan akses serta layanan arsip sebagian telah sesuai denganPeraturan Kepala ANRI No 16 Tahun 2012 meskipun masih dalam tahapan yang sederhana karena masihmenyesuaikan dengan kondisi yang dimiliki oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Temanggung.Adapun dalam proses penerapanya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Temanggung masihmenghadapi beberapa kendala diantaranya yaitu masih kurangnya sarana prasarana terkait gedung dan tempatpenyimpanan arsip kartografi dan kearsitekturan, kemudian kurangnya jumlah SDM, serta anggaran yang masihterbatas.