R. Ayu Siti Lathifah
Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PROSES BIBLIOTERAPI PADA APLIKASI WHATSAPP (STUDI KASUS PADA GRUP WHATSAPP KOMUNITAS BIBLIOTERAPI INDONESIA 4) R. Ayu Siti Lathifah; Ana Irhandayaningsih
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.19 KB) | DOI: 10.14710/jip.v7i1.171-180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses biblioterapi pada aplikasi WhatsApp oleh GrupWhatsApp Komunitas Biblioterapi Indonesia 4. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yangdilakukan yaitu observasi, wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi. Pemilihan informandilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan proses biblioterapi padaGrup WhatsApp Komunitas Biblioterapi Indonesia 4 menggunakan aplikasi WhatsApp berdasarkan limafase biblioterapi yaitu fase pertama (biblioterapi fokus klien), fase kedua (biblioterapi fokus katarsis), faseketiga (biblioterapi qisah), fase keempat (biblioterapi kognitif-afektif), dan fase kelima (biblioterapiperilaku). Biblioterapi fokus klien dilakukan dengan membangun komunikasi dialogis dengan anggota.Biblioterapi fokus katarsis dilakukan dengan memberikan pertanyaan reflektif, analisis puisi dan analisistulisan tangan. Biblioterapi qisah dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada anggota untukberbagi pengalaman hidup. Biblioterapi kognitif-afektif dilakukan dengan memberikan rekomendasi bukukepada anggota. Biblioterapi perilaku diketahui perubahan kebiasaan yang lebih positif dari sebelumnya.