Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INOVASI PELAYANAN PUBLIK PADA BIDANG PENDIDIKAN DI DAERAH TERTINGGAL, TERDEPAN, DAN TERLUAR (3T) Pratama, Masry Nanda
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 5 No. 1 (2023): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan pendidikan merupakan salah satu pelayanan publik yang dibutuhkan oleh masyarakat. Adanya permasalahan yang terjadi di daerah 3T membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mencoba membuat inovasi yang bertujuan untuk meminimalisir kesenjangan pendidikan di daerah 3T dengan membuat modul video pembelajaran untuk daerah 3T kepada perguruan tinggi di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan, menganalisis dan mendeskripsikan program modul video pembelajaran daerah 3T dengan menggunakan lima atribut inovasi menurut Rogers, yaitu keuntungan relatif, komparabilitas, kompleksitas, triabilitas dan observabilitas. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan data primer hasil observasi dan data sekunder hasil studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program modul video pembelajaran ini pada atribut relative advantage menunjukkan bahwa program ini dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk mengakses video pembelajaran. Pada atribut compablity terlihat bahwa inovasi ini memiliki kebaruan dibandingkan dengan teknologi sebelumnya dimana mahasiswa sekarang dapat mengakses video pembelajaran dengan menggunakan tablet. Pada atribut complexity, dapat dilihat bahwa program ini membutuhkan sumber daya yang cukup banyak, baik itu sumber daya manusia, waktu, material dan lain-lain. Pada atribut triability, dapat dilihat bahwa program ini sangat mungkin untuk dicoba, dan dilihat dari banyaknya platform pendidikan yang serupa dengan program ini, maka program ini sangat mungkin untuk dicoba.
IDENTIFIKASI KONDISI EKOLOGI DAN LAYANAN DASAR DI KAWASAN TRANSMIGRASI LAGITA, KABUPATEN BENGKULU UTARA Fasyadera, Syiffa Aulia; Miftah, Ahmad Zaini; Pratama, Masry Nanda
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i2.70404

Abstract

The Lagita Transmigration Area in North Bengkulu Regency represents a developing region facing challenges in environmental management and the provision of basic services due to land-use changes and the intensification of natural resource utilization. This study aims to identify ecological conditions, natural resource utilization dynamics, and the accessibility of basic services in the Lagita Transmigration Area. Data were collected through community interviews, Focus Group Discussions (FGDs), field observations, and spatial analysis to describe the existing conditions of the area. The results indicate that the ecological structure of the region is dominated by monoculture plantations, particularly oil palm and rubber, which contribute to declining soil quality, reduced ecological functions, and decreasing water availability in several areas. Homogeneous resource utilization also increases environmental and economic vulnerability among local communities. Meanwhile, basic services such as roads, clean water, sanitation, healthcare, education, and internet access are available but remain uneven in terms of accessibility and service quality across different locations. These findings demonstrate a strong relationship between ecological pressures and limitations in basic services that affect community well-being. Therefore, area development requires an integrated approach that combines environmental management with improvements in basic services to support sustainable regional development.Kawasan Transmigrasi Lagita di Kabupaten Bengkulu Utara merupakan wilayah pengembangan yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan lingkungan dan penyediaan layanan dasar sebagai dampak dari perubahan tata guna lahan dan intensifikasi pemanfaatan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi ekologi, dinamika pemanfaatan sumber daya alam, serta keterjangkauan layanan dasar di Kawasan Transmigrasi Lagita. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan masyarakat, Focus Group Discussion (FGD), observasi lapangan, serta analisis spasial untuk menggambarkan kondisi eksisting kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur ekologi kawasan didominasi oleh perkebunan monokultur kelapa sawit dan karet yang berdampak pada penurunan kualitas tanah, berkurangnya fungsi ekologis, serta menurunnya ketersediaan air di beberapa wilayah. Pemanfaatan sumber daya alam yang cenderung homogen juga meningkatkan kerentanan lingkungan dan ekonomi masyarakat. Di sisi lain, layanan dasar seperti jalan, air bersih, sanitasi, kesehatan, pendidikan, dan akses internet telah tersedia, namun masih menunjukkan ketimpangan dalam hal aksesibilitas dan kualitas layanan di beberapa wilayah. Kondisi tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara tekanan ekologis dan keterbatasan layanan dasar dalam memengaruhi kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan kawasan memerlukan pendekatan yang terintegrasi antara pengelolaan lingkungan dan peningkatan layanan dasar guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.