Arisa, Emilia Roffa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Tata Tertib Sekolah dalam Membentuk Perilaku Belajar dan Disiplin Siswa di MI Islamiyah Podorejo Semarang Arisa, Emilia Roffa; Fihris, Fihris
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 1 No. 8 (2024): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi tata tertib sekolah dalam membentuk perilaku belajar dan disiplin siswa. Tata tertib sekolah merupakan seperangkat aturan dan norma yang mengatur perilaku siswa di lingkungan pendidikan. Perilaku belajar siswa sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekolah, termasuk penerapan tata tertib yang konsisten dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi untuk mendapatkan data tentang implementasi tata tertib sekolah dan perilaku belajar siswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi pola dan hubungan antara tata tertib sekolah dengan perilaku belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tata tertib sekolah yang konsisten dan berkelanjutan memiliki dampak positif dalam membentuk perilaku belajar siswa. Tata tertib yang jelas dan diterapkan secara adil oleh seluruh anggota sekolah menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembelajaran. Siswa cenderung lebih fokus, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas akademik mereka. Penerapan tata tertib yang efektif harus didukung oleh komitmen dan partisipasi aktif dari semua pihak terkait di sekolah. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana tata tertib sekolah dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan membentuk perilaku belajar siswa yang lebih baik. Terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat dari implementasi tata tertib dalam sekolah tersebut. Faktor pendukung antara lain sebagai berikut yaitu faktor dari kepala sekolah atau pimpinan sekolah, faktor guru,siswa, dan tokoh masyarakat. Sedangkan faktor penghambat adalah lingkungan disekitar dan diri mereka sendiri.
Penanaman Sikap Gotong Royong dan Kerjasama Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di MI Islamiyah Podorejo Semarang Arisa, Emilia Roffa
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman sikap gotong royong dan kerjasama siswa melalui ekstrakurikuler pramuka, mengetahui upaya yang dilakukan Pembina pramuka dalam menanamkan sikap gotong royong dan kerjasama siswa, mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat menanamkan sikap gotong royong dan kerjasama siswa. Dan metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil temuan yang ditemukan oleh peneliti adalah mendeskripsikan penanaman sikap gotong royong dan kerjasama siswa melalui ekstrakurikuler pramuka yaitu pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka siswa secara bersama-sama dan membaur dengan kelas lainnya, kerjasama dalam melaksanakan tugas kelompok, gotong royong memebersihkan halaman sekolah. Proses pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler membentuk panitia kepengurusan. mengetahui upaya yang dilakukan Pembina pramuka dalam menanamkan sikap gotong royong dan kerjasama siswa yaitu dengan menerapkan sistem kelompok atau berego karena sikap gotong royong dan kerja sama lahir dari suatu kelompok bukan individu. Faktor pendukung dan faktor penghambat menanamkan sikap gotong royong dan kerjasama siswa adalah faktor pendukung seperti sarana dan prasarana, dan faktor penghambat seperti rendahnya minat pada siswa untuk mengikuti dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Penelitian ini sangat memeberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan dasar yaitu pembentukan karakter siswa, pengembangan metode pembelajaran dan peningkatan keterlibatan siswa.