Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Lamanya Hemodialisis Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjalkronik di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian Hikmaturrahma; Siti yartin; Afrina januarista
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5585

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan kondisi progresif yang menurunkan fungsi ginjal secara permanen, sehingga pasien membutuhkan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis. Hemodialisis yang dilakukan secara rutin jangka panjang dapat menimbulkan kecemasan akibat prosedur invasif, ketergantungan pada mesin, perubahan gaya hidup, dan ketidakpastian kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi hemodialisis dan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Undata, Sulawesi Tengah. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional. Sampel sebanyak 57 responden dipilih secara purposive. Data durasi hemodialisis diperoleh dari wawancara dan rekam medis, sedangkan kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis dilakukan dengan uji Goodman and Kruskal’s Gamma. Pasien hemodialisis <12 bulan mayoritas mengalami kecemasan berat, sedangkan ≥12 bulan cenderung ringan, dengan p = 0,000 menunjukkan hubungan signifikan antara durasi hemodialisis dan kecemasan. Lamanya hemodialisis berhubungan signifikan dengan kecemasan pasien gagal ginjal kronik, di mana durasi lebih panjang cenderung menurunkan tingkat kecemasan karena adaptasi terhadap terapi.