Suci Fajriani
Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI DAMPAK NEGATIF KEBIASAAN MEROKOK DIKALANGAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Habibi Zamuli; Karel Batmanlusi; Petrus Yohanes Ismail Arwimbar; Melkior Tappy; Nurul Fitri Ayu; Suci Fajriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38215

Abstract

Abstrak: Meningkatkan prevalensi merokok pada generasi muda Indonesia memerlukan perhatian serius mengingat dampak buruk terhadap kesehatan jangka panjang. Data Global Youth Tobacco Survey (GYTS) 2019 menunjukkan 4 dari 10 siswa usia 13–15 tahun pernah mencoba tembakau, dengan mayoritas memperoleh rokok melalui toko (76,6%), warung (71,3%), dan kios (71,3%) serta membeli secara batangan (60,6%). Situasi tersebut menggambarkan betapa mudahnya akses rokok dilingkungan pelajar. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan pelajar tentang dampak negatif merokok melalui metode penyuluhan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilakukan di SMP Yayasan Pendidikan Kristen Efata, Kampung Wakde 1, melibatkan 26 pelajar SMP. Evaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest dengan hasil memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dari 30,76% menjadi 58,76%. Strategis kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan siswa efektif mendukung penguatan pengawasan dan pencegahan perilaku merokok.Abstract: The increasing prevalence of smoking among Indonesia's young generation requires serious attention given its negative long-term health impacts. Data from the 2019 Global Youth Tobacco Survey (GYTS) shows that 4 out of 10 students aged 13–15 years old have tried tobacco, with the majority obtaining cigarettes through shops (76.6%), stalls (71.3%), and kiosks (71.3%) and as well as buying them individually (60.6%). This situation illustrates how easy access to cigarettes is in the student environment. The activity aims to increase students' knowledge about the negative impacts of smoking through educational and participatory counseling methods. The activity was carried out at the Efeta Christian Education Foundation Junior High School, Kampung Wakde 1, involving 26 junior high school students. Evaluation using pretest and posttest questionnaires with results showing that there was an increase in knowledge from 30.76% to 58.76%. Collaborative strategies between schools, parents, and students effectively support the strengthening of supervision and prevention of smoking behavior.