Media pembelajaran mempunyai peran yang penting untuk menunjang proses pembelajaran terutama bagi anak tunarungu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bahasa SIBI (Sistem Informasi Bahasa Isyarat) terhadap media pembelajaran “EDUSIBI” dan pengaruh media pembelajaran “EDUSIBI” terhadap kemampuan bahasa SIBI ABK Usia Dini (Tunarungu). Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Experiment dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa TKLB-B SLB Negeri Balikpapan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling, sehingga diperoleh sampel penelitian siswa kelompok eksperimen sebanyak 4 orang dan siswa kelompok kontrol sebanyak 4 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan bahasa SIBI siswa menggunakan media pembelajaran “EDUSIBI” lebih tinggi dibandingkan media pembelajaran “Flash Card”, yaitu kelompok eksperimen dengan rata-rata N-Gain 0,78 sedangkan kelompok kontrol dengan rata-rata N-Gain 0,24. Selain itu, berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis (Uji-T) menggunakan program IBM SPSS Statistic 26 diperoleh nilai Sig. 0,00 yang berarti nilai tersebut kurang dari 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak yang berarti peningkatan kemampuan bahasa SIBI siswa yang memperoleh media pembelajaran “EDUSIBI” lebih baik daripada siswa yang memperoleh media pembelajaran “Flash Card”. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran “EDUSIBI” terhadap kemampuan bahasa SIBI ABK Usia Dini (Tunarungu).