Andi Hasriani
universitas muslim indonesia makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual Dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Salahuddin Al-Ayyubi Di SMA-It Ar-Rahmah Makassar Misra Hardiyanti; Mustamin; Andi Hasriani; Abdul Wahab
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 1 No. 2 (2023): Compass: Journal of Education and Counselling, Oktober 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v1i2.311

Abstract

Ada berbagai macam minat yang dimiliki oleh setiap siswa. Penerimaan siswa terhadap proses pembelajaran pada dasarnya diungkapkan dengan minat belajar. Siswa yang memiliki minat belajar yang tinggi akan lebih sering berkonsentrasi dengan sungguh-sungguh untuk hasil belajar yang maksimal. Perasaan suka dan tertarik terhadap sesuatu atau kegiatan belajar tertentu disebut minat belajar. Menerima hubungan seseorang dengan hal-hal di luar diri merupakan hal mendasar bagi minat. Semakin besar minat, semakin kuat atau dekat hubungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media pembelajaran audio visual meningkatkan minat siswa pada mata kuliah sejarah kebudayaan Islam yang diajarkan oleh X Salahuddin Al-Ayyubi di SMA-IT Ar-Rahmah Makassar, serta faktor-faktor yang menghambat dan mendukung penggunaan media audio visual. media pembelajaran visual untuk pembelajaran sejarah dan kebudayaan Islam. Observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif ini. Seluruh siswa kelas X SMA-IT Ar-Rahmah Makassar Salahuddin Al-Ayyubi, serta Akhowat (kelas khusus putri) sebanyak 25 siswa, menjadi subjek penelitian ini. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dilakukan, pemanfaatan media pembelajaran audio visual efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Fakta bahwa tingkat efektivitas telah mencapai 80% dari hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan adalah buktinya. Efektivitas kuesioner kemudian mencapai 85%, menempatkannya dalam kategori sangat efektif.