Dampak dari globalisasi yang terus meningkat mengakibatkan lingkungan bisnis modern telah menjadi lebih kompleks, rumit, dan penuh persaingan. Peternakan unggas adalah salah satu industri yang berusaha untuk tetap mampu bersaing. Salah satu dari banyak jenis bebek pedaging yang diternakkan di Indonesia adalah hibrida. Bebek hibrida memiliki rasa daging yang gurih dan empuk, dan bertelur lebih awal daripada jenis lain. Para peternak bebek biasanya melakukan survei tentang kebiasaan masyarakat dan apa yang menjadi permintaan pasar. Di sinilah pentingnya dalam menjalankan bisnis karena semakin sulit untuk memprediksi perubahan situasi dan kondisi eksternal yang terus berubah. perusahaan dituntut untuk bisa mengikuti kondisi yang terus dinamis. Rancangan formulasi dan Implementasi strategi memiliki posisi penting dalam perumusan strategi langkah awal, sistem perumusan strategi merupakan tahap pertama yang terpisah dari tahap perencanan stratejik, penyusunan program, dan penyusunan anggaran. Untuk itu diperlukan sebuah perencanaan strategi yang sesuai dengan konteks yang akan di hadapi oleh Usaha Peternakan Bebek Pedaging "Sanjaya Hibrida". Penelitian ini bersifat perancangan karena memerlukan penggalian data secara mendalam melalui serangkaian wawancara dan diskusi, serta eksplorasi sumber informasi di berbagai situs web. Dalam penelitian ini, data dan informasi dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dari literatur dan kebijakan pemerintah. hasil analisis SWOT yang dilakukan pada Peternakan Bebek Pedaging Sanjaya Hibrida, diketahui dari lingkungan eksternal-nya bahwa peternakan Sanjaya Hibrida ini memiliki peluang yang baik untuk pengembangan bisnis. Dari segi internal, peternakan Sanjaya Hibrida ini memiliki lebih banyak kekuatan daripada kelemahan. hasil analisis Matriks SWOT, terbentuklah Visi, Misi, dan Strategi Peternakan Bebek Pedaging Sanjaya Hibrida.