I Gede Suputra Widharma
Program Studi Teknik Otomasi, Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROSES DIGITALISASI DOKUMEN LABORATORIUM DENGANMENGGUNAKAN OMNIPAGE SOFTWARE I Gede Suputra Widharma; I Gde Nyoman Sangka; I Nengah Sunaya; I Made Sajayasa; I Gde Ketut Sri Budarsa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi digital sudah banyak sekali dimanfaatkan di berbagai bidang, baikterasa maupun tidak terasa. Digitalisasi adalah proses alih media dari bentuk tercetak,audio, dan video menjadi bentuk digital. Demikian juga pada digitalisasi dokumenlaboratorium (lab) yang merupakan sistem yang dikembangkan menggunakan pendekatanberdasarkan penggunaan teknologi digital yang terintegrasi dengan sistem mekanisasipengolahan data sebagai penyedia informasi untuk mendukung kegiatan yang berkaitandengan administrasi dan operasional lab. Untuk menjalankan proses digitalisasi inimemerlukan perangkat lunak berupa pengolahan file menjadi bentuk digital yaitu omnipagesoftware. Setiap lab memiliki sistem untuk menyimpan data yang berhubungan denganperalatan dan administrasi lab. Selama ini hal tersebut masih dilakukan secara manual,yang dapat menghabiskan waktu lama dan kemungkinan menyebabkan kesalahan dalamproses pencatatan data. Proses digitalisasi dokumen laboratorium ini terdiri atas seleksidocumen, persiapan alat dan bahan, instalasi jaringan, instalasi system digital, pelatihandigitalisasi kepada tim, scanning dokumen, dokumentasi perlengkapan laboratorium, mediatransfer (microfilm ke digital), menterjemah dan membuat panduan penggunaan alat yangberbahasa Inggris, membuat analysis dan validasi data, mengedit file digital, input danmeng-upload data, memberikan label/kode pada peralatan, dan membuat back up data.Dengan pemanfaatan omnipage software pada proses digitalisasi ini memberikan hasildigitalisasi yang lebih efisien dalam kapasitas dan kualitasnya
ANALISIS KOORDINASI OVER CURRENT RELAY DAN GROUNDFAULT RELAY TERHADAP KEANDALAN SISTEM I Nengah Sunaya; I Gede Suputra Widharma
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan studi kasus di feeder Gardu Induk 20 kV Jababeka. Data existing menunjukkan kondisi yang sesuai dengan perbedaan yang tidak terlalu jauh, secara keseluruhan setting pada Overcurrent Relay (OCR) – Ground Fault Relay (GFR) yang ada di lapangan dalam kondisi baik. Dari hasil perhitungan dapat dilihat bahwa besarnya arus gangguan hubung singkat dipengaruhi oleh jarak titik gangguan. Penggunaan relay arus lebih atau over current relay mempunyai peran yang sangat penting dalam memproteksi system tenaga listrik. Penyetelan waktu minimum dari relay arus lebih di penyulang tidak lebih kecil dari 0.3 detik. Pertimbangan ini diambil agar relay tidak sampai trip lagi in rush current dari transformator distribusi yang memang sudah tersambung di jaringan distribusi sewaktu PMT penyulang tersebut dioperasikan. Waktu kerja relai pada penyulang lebih cepat jika dibandingkan dengan waktu kerja pada sisi incoming dengan selisih waktu rata-rata sebesar 0.4 detik untuk sisi gangguan satu fasa. Namun untuk sisi gangguan tiga fasa dan dua fasa, waktu kerja relai memiliki selisih waktu 0,4 detik dan berangsur meningkat dengan rata-rata kenaikan 0,1 detik ketika panjang kabel semakin jauh (ditinjau pada jarak 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%)