Jasa konstruksi semakin dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek terutama adanya pelayanan jasa yang dapat mengendalikan tuntutan utama mengenai ketepatan kualitas, efisiensi pembiayaan dan keakuratan waktu sangat diperlukan. Dalam pelaksanaan Proyek Pembangunan Jumeirah Resort Pecatu Graha Bali peneliti memfokuskan penelitian pada pekerjaan soft landscaping. Peranan manajemen proyek dalam pengendalian waktu pelaksanaan adalah untuk memperoleh suatu cara atau teknik yang baik untuk diterapkan agar sumber-sumber yang terbatas dapat diatur sehingga memperoleh hasil yang efektif dan efisien karena pengaturan yang tertata dengan baik. Kurva āSā merupakan salah satu teknik pengendalian kemajuan proyek dengan memakai kombinasi Kurva āSā dan tonggak kemajuan (milestone). Setelah meli hat jadwal rencana dan membandingkan dengan progress di lapangan, terdapat keterlambatan pekerjaan yang sangat signifikan pada pekerjaan: (a) Pekerjaan Groundcover, jika dilihat dari time schedule bulan februari 2019 pekerjaan groundcover seharusnya sudah selesai dikerjakan, tetapi data progress di lapangan pada bulan tersebut baru mencapai 30,92%; (b) Pekerjaan Shrubs, jika dilihat dari time schedule bulan maret 2019 pekerjaan shrubs seharusnya sudah selesai dikerjakan, tetapi data progress di lapangan pad a bulan tersebut baru mencapai 35,86%; (c) Pekerjaan Palms, jika dilihat dari time schedule bulan april 2019 pekerjaan palms seharusnya sudah mencapai tahap akhir pekerjaan, tetapi data progress di lapangan pada bulan tersebut baru mencapai 43,69%. Faktor -Faktor penyebab keterlambatan pekerjaan berdasarkan laporan harian diantaranya : (a) Belum siapnya lahan untuk penanaman karena masih menunggu pekerjaan sipil selesai; (b) Keterlambatan pasokan tanaman jenis : groundcover, shrubs dan palms, karena tanaman didatangkan dari Pulau Jawa, khususnya daerah malang.