Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integration of Local and Universal Values in Indonesian Criminal Law Reform: Integrasi Nilai Lokal dan Universal dalam Pembaruan Hukum Pidana Indonesia Abdul Wahid; Amiruddin Hanafi; Syachdin Syachdin
Academia Open Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.10.2025.11335

Abstract

General Background: The reform of Indonesia’s criminal law has culminated in the enactment of Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, which introduces a new Criminal Code (KUHP) reflective of both domestic values and international principles. Specific Background: Indonesia’s previous criminal legislation, a legacy of Dutch colonial law, often failed to accommodate the nation’s socio-cultural diversity and evolving legal landscape. Knowledge Gap: Despite its significance, limited scholarly analysis has been conducted on how the new KUHP integrates local customary norms with universal legal principles. Aims: This study aims to analyze the integration of local and universal values within the new KUHP and assess their implications for Indonesia’s legal identity and justice system. Results: The findings reveal that the KUHP explicitly accommodates indigenous norms within its judicial framework, enabling more substantive justice. It also strengthens Indonesia’s legal stance globally by upholding universal principles such as legality and territoriality. Novelty: The research highlights the dual harmonization of normative systems—customary and international—in a unified penal code, a distinctive move in contemporary legal reform. Implications: This integration fosters a more inclusive and culturally responsive legal system, reinforcing Indonesia’s sovereign legal identity while aligning with international legal standards. Highlights: Reflects synergy between indigenous norms and international legal standards. Enhances legal relevance to Indonesian cultural context. Strengthens Indonesia’s role in transnational legal frameworks. Keywords: Criminal Law Reform, Indonesian Legal System, Local Values, Universal Principles, KUHP 2023
Teori Psikoanalisis: Analisis Terhadap Penyebab Kejahatan Pedofilia Dalam Lingkungan Pendidikan di Wilayah Kota Palu Sarah Maharani Sidaling; Amiruddin Hanafi; Hasnawati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6910

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis teori psikoanalisis dalam perspektif kriminologi untuk memahami dinamika perilaku pedofilia di lingkungan sekolah Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode yang didasarkan pada penelitian empiris, dengan data yang dikumpulkan melalui penelitian langsung di lapangan serta dengan membaca dan menganalisis informasi dari berbagai sumber tertulis. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor utama penyebab pedofilia yaitu dipicu dengan aspek kurangnya empati, impulsivitas, dan antisosialitas yang mendorong eksploitasi seksual. Hasil penelitian bahwa kasus pedofilia di sekolah Palu yang melibatkan pelaku internal seperti guru, di mana dorongan impulsif id tampak mendominasi akibat lemahnya kontrol ego dan superego. Manfaat penelitian ini meliputi pengayaan teori kriminologi Indonesia dengan pendekatan psikoanalisis kontekstual, serta kontribusi praktis bagi Dinas Pendidikan Kota Palu dalam menyusun protokol perlindungan anak di sekolah. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga aplikatif untuk mengurangi insiden pedofilia di lingkungan pendidikan.