Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Apotek Hidup untuk Mewujudkan Lingkungan Sehat dan Berkelanjutan di Desa Gontoran Intan Dwi Salbina; Nur Alfatiha; Mariam Jamila; Mingki Zohratul Mahmudah; Ersa Nurulhijriyanti; Muhammad Ilham Hazim; Melani Wulandari; Abi Zaid Al Gazali; Hermayanti; M Ananda Iksan Haris; Fitria Mohamad; Agustinus Lende; Wahyu Kurnia
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/dst5q440

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Gontoran, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Masyarakat desa umumnya masih mengandalkan obat-obatan kimia dalam menjaga kesehatan, sementara pemanfaatan tanaman obat keluarga atau apotek hidup belum dilakukan secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman apotek hidup sebagai upaya mewujudkan lingkungan sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di Dusun Gontoran dengan melibatkan perangkat desa, kader PKK, serta masyarakat setempat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi, pembagian brosur informasi, serta praktik langsung penanaman beberapa jenis tanaman obat di pekarangan rumah warga. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan (koordinasi, observasi lapangan, dan penyusunan materi), pelaksanaan (sosialisasi dan praktik penanaman), serta evaluasi (diskusi dan refleksi bersama warga). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, memperoleh pengetahuan baru tentang manfaat tanaman obat, dan termotivasi untuk mengembangkan apotek hidup di lingkungan masing-masing. Harapannya, kegiatan ini dapat berkelanjutan serta memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan kemandirian masyarakat desa.
Integrasi Kearifan Lokal, Estetika Gerak, dan Sains Olahraga: Standardisasi Gerak Dasar Bela Diri Silat Tradisional Pusaka Rinjani di Lombok NTB Muhammad Riyan Hidayatulah; I Nyoman Sukartidana; Wahyu Kurnia
Jurnal Porkes Vol 9 No 2 (2026): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v9i2.32819

Abstract

The traditional Pusaka Rinjani silat in Lombok faces preservation challenges due to the lack of scientifically grounded standardization of basic movements that remain rooted in local culture, thereby risking the distortion of its philosophical values, aesthetics, and technical effectiveness. This study aims to develop a model for standardizing basic movements that comprehensively integrates local wisdom, movement aesthetics, and sports science. The method used is a qualitative-quantitative interdisciplinary approach with a mixed-methods design, encompassing ethnographic studies, analysis of movement aesthetics (wiraga, wirama, wirasa), and biomechanical measurements using Kinovea 8.0 software on three masters and six senior practitioners. The research results indicate that each basic movement possesses philosophical meaning (religious, balance, solidarity), measurable aesthetic value through posture, rhythm, and emotional expression parameters, as well as efficient and safe biomechanical rationalization (knee angle 124°, punching speed of 5.8 m/s, kicking speed of 6.2 m/s, and blocking reaction time of 0.32 seconds). The conclusion of this study is that the resulting standardization model is holistic, scientific, measurable, and remains rooted in local culture, making it suitable for use as a guideline for training, physical education, and the preservation of Indonesia’s intangible cultural heritage.