Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Perubahan Kerapatan Vegetasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Talise, Provinsi Sulawesi Tengah: (Study of Vegetation Density Changes in the Talise Watershed, Central Sulawesi Province) Madina Dwi Panuntun; Rizky Purnama; Novita Arumsari
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Talise merupakan salah satu DAS di Provinsi Sulawesi Tengah dengan salah satu fungsinya yaitu menjaga kestabilan hidrologis. Vegetasi menjadi kontributor dasar penunjang fungsi DAS. Namun demikian, seiring berjalannya waktu perkembangan wilayah perkotaan dan pesisir berpeluang dapat mengakibatkan degradasi DAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kerapatan vegetasi di DAS Talise. Perhitungan kerapatan vegetasi menggunakan algoritma Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dengan alat bantu ArcGIS 10.8 dan Google Earth Engine (GEE). Bahan yang digunakan adalah Citra Sentinel 2A perekaman tahun 2019 dan 2024. Hasil menunjukkan bahwa penurunan luas wilayah kategori kerapatan vegetasi sangat rapat dan rapat sejalan dengan peningkatan luas wilayah kategori cukup rapat, tidak rapat, dan tidak terinterpretasi. Hal tersebut dibuktikan pada penurunan luas wilayah dengan kategori sangat rapat yang awalnya seluas ±40,67 ha pada tahun 2019 berubah menjadi 1,27 ha pada tahun 2024 dan peningkatan luas wilayah kategori cukup rapat dari ±69,81 ha pada tahun 2019 menjadi 135,17 ha pada tahun 2024. Mengingat bahwa pentingnya peran vegetasi di DAS, maka upaya perlindungan dan pengelolaan DAS terpadu perlu dilakukan sehingga dapat mengurangi terjadinya degradasi. Beberapa hasil tersebut dapat menjadi data pemantauan dasar dalam mendeteksi perubahan ekologis menggunakan indikator kerapatan vegetasi dan menjadi landasan ilmiah dalam perencanaan pengelolaan DAS Talise yang berkelanjutan.
PENGELOLAAN LINGKUNGAN PADA AREA REKLAMASI PT INSANI BARAPERKASA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR: Environmental Management in the Reclamation Area of PT Insani Baraperkasa Kutai Kartanegara Regency East Kalimantan Province Novita Arumsari; Madina Dwi Panuntun; Auliya Rahmatul Ummah
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

East Kalimantan as one of the largest coal producing regions in Indonesia faces significant challenges in post mining environmental management. Intensive coal mining activities can cause environmental damage, necessitating reclamation efforts to restore the disturbed ecosystem functions. This study aims to identify and analyze the environmental management practices implemented in the reclamation area of PT Insani Baraperkasa (PT IBP) in Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan. Reclamation activities are crucial for restoring the quality of soil and ecosystems that have been impacted. The study uses qualitative methods with field observations and interviews. The results show that PT IBP has implemented reclamation measures, including the use of bank soil, organic fertilizer, and the planting of pioneer and local plants to improve soil and ecosystem quality. Vegetation growth monitoring is conducted periodically to ensure the success of the reclamation. PT IBP's reclamation practices demonstrate the company's commitment to improving the condition of post-mining land and supporting environmental sustainability.