Bagas Putra Pratama Nugraha
Universitas Majalengka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Semiotika Ferdinand de Saussure terhadap Pesan Moral dalam Anime Naruto Shippuden Bagas Putra Pratama Nugraha
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.14344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pesan-pesan moral yang terkandung dalam anime Naruto Shippuden melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Anime sebagai bagian dari budaya populer tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media penyampai nilai-nilai kehidupan yang sarat makna. Fokus penelitian diarahkan pada dialog tokoh-tokoh utama yang dianggap mewakili nilai-nilai moral seperti kepercayaan diri, kerja keras, pantang menyerah, empati, tanggung jawab, serta pentingnya persahabatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dokumentasi terhadap sepuluh episode pilihan dari serial Naruto Shippuden. Data dianalisis menggunakan konsep tanda Saussure yang terdiri dari penanda sebagai bentuk verbal dari dialog dan petanda sebagai makna moral yang dikandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog dalam anime ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana naratif, tetapi juga mengandung struktur tanda yang kompleks yang membentuk makna secara mendalam. Melalui hubungan antara penanda dan petanda, ditemukan bahwa karakter-karakter utama menyampaikan pesan moral yang kuat dan relevan dengan kehidupan nyata. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pendekatan semiotika Saussure efektif dalam mengungkap makna moral tersembunyi dalam media visual. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas wacana literasi media serta menjadi acuan dalam pemanfaatan produk budaya populer sebagai media pembelajaran nilai-nilai karakter.
Humor Absurd sebagai Strategi Komunikasi In-Group: Studi Deskriptif Penggunaan Stiker di Grup WhatsApp Pertemanan Gen-Z Majalengka: Studi Deskriptif Penggunaan Stiker di Grup WhatsApp Pertemanan Gen-Z Majalengka Mustafid Ilmi; Bagas Putra Pratama Nugraha
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 3 No 1 (2026): Vol 3 No 1 2026
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji bagaimana praktik berbagi stiker absurd berfungsi sebagai strategi komunikasi in-group di kalangan pengguna Generasi Z dalam grup WhatsApp pertemanan di Majalengka. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan Social Identity Theory (Tajfel & Turner, 1979) sebagai kerangka utama, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana stiker absurd beroperasi bukan sekadar ekspresi visual, melainkan sebagai penanda simbolik yang mendefinisikan keanggotaan kelompok dan memperkuat kohesi sosial. Data dikumpulkan melalui observasi percakapan grup WhatsApp dan wawancara mendalam dengan delapan informan Gen-Z berusia 18-25 tahun. Temuan mengungkap tiga fungsi komunikatif utama: (1) stiker absurd berfungsi sebagai penanda batas sosial yang membedakan anggota in-group dari orang luar, (2) ia menjalankan fungsi fatik yang mempertahankan koneksi kelompok melampaui konten literal, dan (3) interpretasi bersama atas absurditas mengonstruksi identitas kolektif melalui proses pemaknaan mutual. Studi ini berkontribusi pada kelangkaan penelitian konteks Indonesia tentang humor digital sebagai mekanisme ikatan sosial dan memperluas diskusi tentang bagaimana artefak digital non-verbal berpartisipasi dalam konstruksi identitas di kalangan pengguna digital muda.