Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Asupan ASI Booster dengan Pemberian Asi Eksklusif Syarifah Aini; Nur Afrinis; Syafriani Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.196

Abstract

Upaya untuk membangun manusia seutuhnya diselenggarakan melalui menjaga kesehatan anak yang dilakukan sedini mungkin seperti pemberian ASI eksklusif. ASI eksklusif adalah makanan pertama yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi yang diberikan sejak lahir hingga umur enam bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, asupan ASI booster dengan pemberian ASI eksklusif Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung pada tanggal Juni-Juli 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 7-24 bulan. Sebanyak 44 ibu dengan menggunakan total sampling. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Dari 44 responden terdapat 28 responden (63,6%) yang memiliki pengetahuan rendah, 28 responden (63,6%) yang memiliki sikap negatif dan 20 responden (44,5%) yang memiliki asupan ASI booster kurang. Ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, Sikap, Asupan ASI Booster dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Pantai Cermin Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Cermin. Saran yaitu agar responden lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan asupan ASI Booster nya dengan cara diberikan penyuluhan dan buku buku tentang ASI Eksklusif.
Hubungan Pengetahuan tentang DM, Konsumsi Makanan Manis dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian DM Tipe 2 pada Masyarakat Dewasa Akhir Usia 50-59 Tahun Siti Aisyah; Nur Afrinis; Syafriani Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.239

Abstract

Dewasa akhir merupakan masa dimana seseorang mengalami berbagai perubahan kemunduran fungsi diri mulai dari fisiologi, psikologis, sosial dan ekonomi . Ketika seseorang memasuki tahap dewasa akhir mulai muncul berbagai penyakit salah satunya penyakit diabetes mellitus (DM) tipe 2. DM tipe 2 merupakan suatu kelompok penyakit metabolik yang menyebabkan hiperglikemia karena glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang DM, konsumsi makanan manis,aktivitas fisik dengan kejadian DM Tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif degan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Limau Manis Kecamatan Kampar pada bulan Juni-Juli 2023. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di Desa Limau Manis yang berusia 50-59 tahun (dewasa akhir). Sebanyak 111 masyarakat dewasa akhir dengan menggunakan stratified random sampling. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Dari 111 responden terdapat 73 (65,8%) responden dewasa akhir usia 50-59 tahun (65,8%) yang tidak menderita DM Tipe 2, 58 responden (52,3%) yang memiliki pengetahuan baik tentang DM, 58 responden (52,3%) yang sering konsumsi makanan manis, 63 responden (56,8%) yang beraktivitas fisik sedang-berat. Tidak tedapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang DM dengan kejadian DM TIPE 2, terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis, aktivitas fisik dengan kejadian DM Tipe 2 di Desa Limau Manis Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris. Saran yaitu agar responden lebih meningkatkan pengetahuan tentang DM, membatasi konsumsi makanan manis dan lebih rutin melakukan aktivitas fisik/olahraga.