Noraeni Arsyad
Universitas Binawan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Instrument-Assisted Soft Tissue Mobilization dan Manual Therapy terhadap Penurunan Nyeri Myofascial Pain Syndrome pada Usia Dewasa Anugrah Perdana; Noraeni Arsyad; Dini Nur Alpiah
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): GJIK - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i2.2087

Abstract

Myofascial Pain Syndrome (MPS) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan adanya myofascial trigger point yang menimbulkan nyeri lokal maupun nyeri alih, kekakuan otot, serta keterbatasan fungsi gerak. Kondisi ini banyak terjadi pada populasi usia dewasa dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan produktivitas kerja. Berbagai intervensi fisioterapi telah digunakan untuk menangani MPS, di antaranya Instrument-Assisted Soft Tissue Mobilization (IASTM) dan manual therapy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh IASTM dan manual therapy terhadap penurunan nyeri pada kasus Myofascial Pain Syndrome pada usia dewasa. Penelitian menggunakan metode narrative review dengan menganalisis 20 artikel ilmiah yang diperoleh dari basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed pada rentang tahun 2017–2024. Artikel yang dipilih merupakan penelitian dengan desain randomized controlled trial dan quasi-experimental yang mengevaluasi parameter nyeri menggunakan instrumen seperti Visual Analog Scale (VAS), Numeric Pain Rating Scale (NPRS), Pressure Pain Threshold (PPT), dan Neck Disability Index (NDI). Hasil kajian menunjukkan bahwa baik IASTM maupun manual therapy mampu menurunkan intensitas nyeri secara signifikan serta meningkatkan fungsi muskuloskeletal pada pasien MPS. IASTM juga menunjukkan peningkatan ambang nyeri tekan dan peningkatan range of motion pada beberapa penelitian. Secara keseluruhan, kedua intervensi tersebut dapat direkomendasikan sebagai pendekatan fisioterapi berbasis evidence-based practice dalam penanganan Myofascial Pain Syndrome pada usia dewasa.
Manfaat Kombinasi Aromatherapy Massage Dengan Minyak Cengkeh Dan Terapi Latihan Terhadap Parameter Womac Pada Pasien Osteoarthritis Genu: Studi Kasus Melviana Putri Rosari; Noraeni Arsyad; Zulfikar Hamid Wada
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.7748

Abstract

Osteoarthritis (OA) of the knee is a degenerative joint disorder that often causes pain, stiffness, and limited function, thereby interfering with daily activities (Grässel & Muschter, 2020). Physical therapy interventions can be combined with complementary therapies such as aromatherapy massage using clove oil, which has analgesic and anti-inflammatory effects, as well as exercise therapy to improve function (Dewi Puspita et al., 2020, Tugba Kuru Colak et al., 2017). Describe the benefits of combining aromatherapy massage with clove oil and exercise therapy on WOMAC parameters in patients with knee OA. A descriptive case study of 3 patients with knee OA (based on radiological examination) who underwent a combination of clove oil aromatherapy massage and exercise therapy for 3 weeks (8 sessions). The primary outcome was WOMAC (pain, stiffness, physical function) measured before (T1) and after the intervention (T8) (Sahar Ahmed, 2016). The analysis was descriptive (comparison of pre- and post-scores). After the 8-session intervention, all three patients showed improvement (decrease) in total WOMAC scores and/or improvement in the pain, stiffness, and physical function subscales. These results indicate that the combination of clove oil aromatherapy massage and exercise therapy has the potential to help reduce complaints and improve functional ability in knee osteoarthritis (Dewi Puspita et al., 2020, Lanfeng Huang et al., 2017). The combination of clove oil aromatherapy massage and exercise therapy in this case study was beneficial for improving WOMAC scores in patients with knee osteoarthritis.