Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Generasi Bebas Narkoba: Implementasi Sosialisasi Bahaya Narkoba Di SMP Negeri 1 Polinggona Yeni Haerani; Iin Lestari; Heldawati Heldawati; Muh. Mizwar Wanlatib; Nurul Syafirah; Jum Azifah; Elsa Herdiana; Ardilla Triana Aryadi; Irnawati Irnawati; Faisal Faisal; Muh. Ilham Hidaya; Suci Saswita; Fria Firmayani; Anggi Saputri
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2314

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang mengancam generasi muda karena berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, sosial, dan masa depan remaja. Masa remaja, khususnya di tingkat SMP, merupakan fase yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan ajakan negatif. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sosialisasi bahaya narkoba, dampak sosial dan konsekuensi hukumannya melalui edukasi interaktif di SMP Negeri 1 Polinggona. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-PM Universitas Sembilanbelas November Kolaka melalui metode berupa penyuluhan dan diskusi interaktif yang dilaksanakan di ruang laboratorium IPA. Materi yang disampaikan mencakup aspek kesehatan, psikologis, sosial, serta ketentuan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa terkait jenis-jenis narkoba, bahaya kesehatan, dampak sosial, serta konsekuensi hukum yang ditimbulkan. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan sikap yang positif, yaitu kesadaran untuk menjauhi narkoba dan mengembangkan keterampilan menolak ajakan yang berisiko. Kegiatan ini membuktikan bahwa sosialisasi berbasis interaktif efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif dan memperkuat ketahanan diri remaja terhadap ancaman narkoba.
Membangun Kesadaran Hukum Masyarakat Tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Yeni Haerani; Patma Sari; Alim Iswan; Ajhie Yusuf; Faisal Faisal; Khoirul Umam Caesar; Nurfadillah Nurfadillah; Fito Julianto; Ruslam Ruslan; Suharmin Suharmin; Malvino Wahyudi; Muh. Virza; Wawan Fermasyah; Bagas Prabakti; Muh. Riswandi Dahlan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya kesadaran hukum masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan serta merumuskan strategi untuk meningkatkannya. Jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrummerupakan instrumen perlindungan negara bagi tenaga kerja untuk menjamin terpenuhinya hak atas kesejahteraan dan rasa aman dalam bekerja. Namun, fakta menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam program BPJS Ketenagakerjaan masih rendah, terutama di sektor informal. Data berupa hasil observasi lapangan, responm para peserta dalam diskusi bersama, serta wawancara yang didapatkan melalui pemantauan langsuung mengenai perubahan yang muncul mengenai pemahaman masyarakat dan interaksi mereka dalam penyuluhan yang dilaksanakan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis-sosiologis untuk menentukan tingkat kesadaran hukum, faktor penghambat, dan melihat perkembangan yang timbul mengenai kesadaran hukum masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran hukum dipengaruhi oleh minimnya edukasi hukum, lemahnya sosialisasi BPJS, serta belum optimalnya pengawasan pemerintah. Upaya membangun kesadaran hukum dapat dilakukan melalui penguatan edukasi publik, penegakan hukum terhadap pemberi kerja yang lalai, dan perlibatan masyarakat dalam kampanye sadar jaminan sosial. Dengan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat, diharapkan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat lebih efektif dan berkeadilan.