Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Edukasi Tentang Penerapan Mind Body Therapy di Kampung Kiaracondong Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Ahmad Arifin; Kriswanto Kriswanto; Diana Intan Ayu Khoerunnisa; Suci Dwi Fauzi Aulia Fauzi Aulia; Ipi Alya Hopipah; Hesti Cahyati Cahyati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i2.3042

Abstract

Tekanan psikologis dan kelelahan fisik sering dialami masyarakat karena beban pekerjaan sehari-hari yang berat dan kurangnya waktu untuk beristirahat. Jika tidak diperhatikan, kondisi ini bisa menyebabkan penurunan produktivitas dan gangguan suasana hati warga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan penjelasan kepada warga mengenai cara menggunakan aromaterapi sebagai metode relaksasi yang aman dan hemat, untuk menenangkan pikiran serta memulihkan energi. Cara pelaksanaannya melalui metode pendidikan kesehatan yang mencakup penyampaian materi, diskusi, serta demonstrasi teknik relaksasi, yang diukur melalui kuesioner. Program ini melibatkan 10 orang warga di Kampung Kiaracondong sebagai peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman warga dalam mengenali tanda-tanda awal stres serta keterampilan dalam mengaplikasikan aromaterapi di rumah secara mandiri. Manfaat yang dirasakan warga meliputi peningkatan kesadaran pentingnya menjaga keseimbangan mental dan kemampuan mengelola kelelahan fisik secara praktis. Kesimpulannya, edukasi ini berhasil meningkatkan kemandirian warga dalam merawat diri secara preventif dengan teknik relaksasi yang mudah diakses. Partisipasi aktif warga dalam aktivitas ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan kesehatan mental di tingkat komunitas.
Dampak Edukasi Tentang Pertolongan Pertama Kejang Epilepsi Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa di SMK 2 Cimahi Muhammad Deri Ramadhan; Kriswanto Kriswanto; Ananda Sakinah; Neng Shinta Brigitha; Diana Intan Ayu Khoerunnisa; Suci Dwi Fauzi Aulia; Ipi Alya Hopipah; Hesti Cahyati; Salma Agustina; Davina Salsabila; Sri Aneu Sulastini
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i2.3043

Abstract

Penanganan kejang pada orang yang mengalami epilepsi sering kali dilakukan dengan cara yang salah karena masyarakat masih kurang memahami cara memberikan pertolongan pertama yang benar. Hal ini bisa membahayakan keselamatan penderita, terutama jika kejang terjadi di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat dan aman ketika menghadapi situasi darurat kejang. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif deskriptif yang meliputi penyampaian materi secara interaktif, peragaan visual, serta sesi diskusi evaluatif. Dalam kegiatan ini, terdapat tiga puluh enam siswa yang menjadi peserta utamanya. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, terlihat dari peningkatan nilai rata-rata peserta dari tujuh puluh dua koma delapan pada tes awal menjadi delapan puluh lima koma tiga pada tes akhir. Melalui kegiatan ini, siswa mampu mengenali gejala kejang dan menguasai keterampilan dalam memberikan pertolongan pertama yang benar, termasuk menghindari tindakan berbahaya seperti menahan tubuh penderita atau memasukkan benda ke dalam mulut. Kesimpulannya, edukasi kesehatan berhasil meningkatkan kesadaran medis dan mengubah perilaku siswa menjadi lebih responsif serta penuh empati terhadap penderita epilepsi di lingkungan sekolah. Program ini juga memberikan kontribusi baru dalam memperkuat peran aktif siswa sebagai bagian dari sistem pendukung keselamatan di lingkungan sekolah.