Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Platform Governance dan Sertifikasi dalam Membangun User Trust Aset Digital Sarah Fajriah Rahmah; Evy Nurmiati
Jurnal Ilmiah Bisnis Digital Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/nc9hfd44

Abstract

Dalam ekosistem fintech (financial technology), kepercayaan digital menjadi faktor krusial bagi platform aset digital yang mengelola data sensitif dan risiko finansial tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi standar profesional, sertifikasi IT, dan kerangka regulasi dalam membangun arsitektur kepercayaan yang kokoh. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis komparatif, studi ini membandingkan dinamika transisi pengawasan di Indonesia dari Bappebti ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap kerangka global seperti Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa serta regulasi di Amerika Serikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi seperti Multi-Party Computation (MPC), tetapi dipengaruhi secara signifikan oleh keselarasan antara Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dengan standar etika internasional ACM/IEEE. Ditemukan adanya adoption gap yang lebar, di mana laju inovasi teknologi melampaui kesiapan regulasi domestik yang masih dalam tahap transisi. Oleh karena itu, integrasi antara kepatuhan hukum, standar profesional yang kuat, dan mekanisme perlindungan aset menjadi keharusan untuk menjaga stabilitas serta daya saing platform di pasar global. Sebagai implikasi praktis, pelaku industri perlu menjadikan transparansi tata kelola melalui Proof of Reserves dan skema asuransi kustodian sebagai strategi utama untuk memenangkan kepercayaan pengguna di tengah ketidakpastian pasar.
PHONE-NUMBER-BASED IDENTITY ABSTRACTION FOR WEB3 WALLETS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sarah Fajriah Rahmah; Annazma Ghazalba
Jurnal Manajemen dan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Teknologi Informasi
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59819/jmti.v6i2.7186

Abstract

Web3 wallet adoption faces severe onboarding hurdles due to complex seed phrases and reliance on foreign social logins. Meanwhile, everyday transactions in emerging markets like Indonesia heavily rely on trusted phone number verification via SMS OTP. This study examines how this familiar habit can be leveraged as an identity abstraction method for Web3 wallets. Utilizing a Systematic Literature Review (SLR) under the PRISMA 2020 protocol, a search on Google Scholar via Publish or Perish yielded 156 initial records, narrowing down to 34 selected documents. The findings identify six primary research clusters: biometrics, social login, seed phrases, phone/SMS authentication, wallet usability, and decentralized identity theory. Crucially, existing literature shows that phone/SMS authentication remains strictly confined to conventional banking and e-government, never intersecting with Web3 wallet contexts. This separation highlights a significant research gap. The study concludes that utilizing phone numbers as an identity anchor for Web3 wallets in emerging markets presents a promising yet largely unexplored space, offering a localized, user-friendly alternative to mitigate adoption barriers