Casman Casman
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Plang Pembatas Dusun dan Pemetaan Potensi Desa sebagai Upaya Peningkatan Fasilitas Desa Pasauran Kab. Serang: Pembuatan Plang Pembatas Dusun dan Pemetaan Potensi Desa sebagai Upaya Peningkatan Fasilitas Desa Pasauran Kab. Serang Casman Casman; Mutiara Mawaddah; Dini Kamila; Anugrah Wijaya; Yudha Putra; Okti Wildatussilmiah; Maulidya Sabina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/x24ttr74

Abstract

Pasauran Village is one of the villages located in Cinangka District, Serang Regency, which has coastal regional potential with various resources such as tourism, fisheries, agriculture, plantations, and trade. However, there are still several limitations in supporting village facilities, including the absence of boundary signboards between hamlets and the lack of a village potential map that can serve as an information source for both the community and external parties. This community service activity aims to improve territorial order and provide information regarding village potential through the installation of hamlet boundary signboards and the development of a village potential map in Pasauran Village. The methods used in this activity include field surveys, coordination with village officials, the design of signboards and maps, and the installation of these facilities at designated locations. The results of the activity show that boundary signboards were successfully installed in the seven hamlets of Pasauran Village, making it easier for residents and road users to identify hamlet areas. In addition, the installed village potential map contains information on the locations of public facilities such as health facilities, educational institutions, places of worship, and the village’s economic potentials. The presence of these boundary signboards and the village potential map is expected to enhance administrative order within the village, facilitate access to information, and support more systematic village development planning.
Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi dengan Tingkat Konsentrasi Belajar pada Siswa Kelas 5-6 Sekolah Dasar Negeri Kertasari II Sindi Puspitasari; Casman Casman; Rosmaitaliza Rosmaitaliza; Mohammad Wachidin Nur Sugandi; Dwi Sulistyo Cahyaningsih; Baiq Fitria Frisma Lita
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v6i3.37009

Abstract

Prevalensi siswa yang tidak sarapan di Indonesia masih cukup tinggi, yaitu berkisar antara 16,9% hingga 59%. Padahal, sarapan pagi memiliki peran penting dalam menjaga konsentrasi belajar dan kemampuan kognitif anak di sekolah. Kekurangan asupan makanan di pagi hari dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah, yang berdampak pada menurunnya konsentrasi selama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar siswa kelas 5-6 di SDN Kertasari II. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian menggunakan teknik total sampling sebanyak 119 siswa di SDN Kertasari II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar siswa di SDN Kertasari II dengan nilai p = 0,001. Siswa yang memiliki kebiasaan sarapan yang baik cenderung memiliki tingkat konsentrasi belajar yang lebih baik dibandingkan dengan yang kurang sarapan. Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan pagi dengan konsentrasi belajar pada siswa sekolah dasar. Disarankan agar pihak sekolah dan orang tua membiasakan siswa untuk rutin sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah guna menunjang konsentrasi dan prestasi belajar siswa. Kata Kunci: kebiasaan sarapan pagi, konsentrasi belajar, siswa