Dame Elysabeth Tarihoran
Fakultas kedokteran dan ilmu kesehatan, universitas kristen krida wacana.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Asuhan Keperawatan dalam Mendukung Fungsi Pernapasan pada Anak dengan COVID-19: Tinjauan Literatur Nayla Fauziah; Sarah Anggita Nababan; Permaida Permaida; Dame Elysabeth Tarihoran
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v15i1.2944

Abstract

COVID-19 adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 yang terutama menyerang sistem pernapasan pada anak. Pada anak-anak, sebagian besar kasus bersifat ringan atau bahkan tanpa gejala, namun kondisi berat tetap dapat terjadi terutama pada anak dengan kondisi penyerta atau komorbiditas tertentu seperti asma. Di Indonesia, angka kematian anak akibat COVID-19 tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata dunia, sehingga memerlukan perhatian lebih dalam penanganan dan pemberian asuhan keperawatan. Dalam situasi ini, kepekaan, ketelitian,  dan ketepatan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan menjadi faktor yang sangat penting. Perawat tidak hanya berperan sebagai pelaksana tindakan, tapi juga sebagai observer, edukator, terapis, dan kolaborator dalam proses penyembuhan anak dengan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan asuhan keperawatan terhadap peningkatan fungsi pernapasan pada anak dengan COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur yang diambil melalui basis data Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2020 sampai 2025. Dari hasil pencarian, diperoleh enam artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Sebanyak 83,3% ( n=5) artikel menunjukan bahwa penerapan asuhan keperawatan yang berfokus pada penanganan gangguan pola napas tidak efektif dan gangguan pertukaran gas memberikan hasil positif, berupa peningkatan saturasi oksigen lebih dari 95% serta penurunan sesak napas. Sementara itu, 16,6% (n=1) artikel membahas kasus anak dengan komorbid asma yang tetap menunjukan pemulihan tanpa komplikasi berat. Dengan demikian, penerapan asuhan keperawatan yang komprehensif meliputi observasi fisiologis dan psikolgis terhadap kondisi pernapasan edukasi kepada keluarga mengenai perawatan di rumah, penerapan non-farmakologis, serta kolaborasi dengan tim medis, terbukti mampu meningkatkan fungsi pernapasan dan mempercepat proses pemulihan anak yang terinfeksi COVID-19.